Ingin Kuliah Sambil Berbisnis? Simak 3 Tips Berikut
Senin, 20 Juni 2022 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mencoba beberapa bisnis, Yulia melihat permintaan terhadap produk digital seperti paket data, pulsa, hingga token listrik semakin besar. Terlebih lagi sejak belanja online semakin diminati tak hanya oleh anak muda, tapi juga orang tua.
“Melihat peluang tersebut, saya memutuskan untuk memulai bisnis saya sendiri menggunakan Mitra Shopee. Selain melatih insting berbisnis saya, hasilnya pun lumayan untuk menambah uang saku,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, dalam seminggu dirinya bisa mendapat omzet hingga Rp1,5 juta dari pelanggannya yang berasal dari teman-teman kampus serta tetangga sekitar rumah.
Berkat keaktifannya dalam melakukan promosi, dalam dua tahun usahanya sudah terdengar hingga ke beberapa orang kenalan teman kampusnya.
Menurut Yulia, seluruh transaksi bisa dengan mudah ia lakukan dengan telepon genggamnya di sela waktu beraktivitas, sehingga tidak mengganggu perkuliahannya.
Baca juga: Kemenperin Latih 22.515 IKM Agar Lebih Melek Digital
Bagi generasi muda yang ingin mencoba merintis bisnis, Yulia pun membagikan tiga tips berbisnis secara praktis, sebagai berikut:
1. Cek ombak secara berkala
Cek ombak adalah istilah yang sering digunakan anak muda dalam mengobservasi situasi, seperti tren, kebutuhan atau permintaan dari pasar yang ingin disasar dalam berbisnis.
Yulia mengungkapkan bahwa dia rajin melakukan observasi, khususnya saat transaksi pelanggan menurun atau bahkan saat permintaan meningkat. Hal tersebut ia lakukan untuk dapat mengatur strategi yang tepat untuk meningkatkan transaksi.
Misalnya saja memberikan promo atau memberi harga yang lebih bersaing. Untuk itu, Lihat sekitar dan tangkaplah peluang bisnis yang bisa dimulai sedari dini.
“Melihat peluang tersebut, saya memutuskan untuk memulai bisnis saya sendiri menggunakan Mitra Shopee. Selain melatih insting berbisnis saya, hasilnya pun lumayan untuk menambah uang saku,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, dalam seminggu dirinya bisa mendapat omzet hingga Rp1,5 juta dari pelanggannya yang berasal dari teman-teman kampus serta tetangga sekitar rumah.
Berkat keaktifannya dalam melakukan promosi, dalam dua tahun usahanya sudah terdengar hingga ke beberapa orang kenalan teman kampusnya.
Menurut Yulia, seluruh transaksi bisa dengan mudah ia lakukan dengan telepon genggamnya di sela waktu beraktivitas, sehingga tidak mengganggu perkuliahannya.
Baca juga: Kemenperin Latih 22.515 IKM Agar Lebih Melek Digital
Bagi generasi muda yang ingin mencoba merintis bisnis, Yulia pun membagikan tiga tips berbisnis secara praktis, sebagai berikut:
1. Cek ombak secara berkala
Cek ombak adalah istilah yang sering digunakan anak muda dalam mengobservasi situasi, seperti tren, kebutuhan atau permintaan dari pasar yang ingin disasar dalam berbisnis.
Yulia mengungkapkan bahwa dia rajin melakukan observasi, khususnya saat transaksi pelanggan menurun atau bahkan saat permintaan meningkat. Hal tersebut ia lakukan untuk dapat mengatur strategi yang tepat untuk meningkatkan transaksi.
Misalnya saja memberikan promo atau memberi harga yang lebih bersaing. Untuk itu, Lihat sekitar dan tangkaplah peluang bisnis yang bisa dimulai sedari dini.
Lihat Juga :