Mendulang Untung dari Limbah Harta Karun

Selasa, 21 Juni 2022 - 11:25 WIB
loading...
Mendulang Untung dari...
Kunang Jewelry mengubah limbah logam jadi perhiasan yang menguntungkan. Foto/@kunangjewelry
A A A
JAKARTA - Kreativitas jelas tanpa batas. Apa saja bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi barang yang menguntungkan. Limbah logam, misalnya.

Baca juga: Asah Kreativitas Tenaga Pendidik Melalui Kaleng Susu

Limbah logam bisa didaur ulang menjadi berbagai macam keperluan, salah satunya perhiasan. Kunang Jewelry, perusahaan rintisan, melakukan daur ulang sampah logam menjadi berbagai jenis perhiasan yang mampu mendatangkan untung.

Dian Suri, Founder dan Designer Kunang Jewelry, mengatakan hasil dari pengolahan sampah logam bisa dijual dengan harga kisaran Rp150.000 sampai dengan Rp180.000.

"Kalau harga cukup terjangkau, jadi Rp150.000 sampai Rp180.000. Pasar sekarang sudah cukup aware ya, mereka bukan hanya mencari status tapi juga mengedepankan value di belakangnya," ujar Suri dalam program Power Breakfast di IDX Channel, Selasa (21/6/2022).

Ia menjelaskan dari daur ulang logam ini perusahaannya bisa memproduksi sekitar 400 sampai dengan 500 buah perhiasan dalam satu bulan.



"So far kita sudah mendaur ulang hampir 500 kilogram sampah logam, kita juga sudah menaungi kurang lebih tujuh keluarga,"ungkapnya.

Untuk mendapatkan bahan logam agar bisa di daur ulang, Dian menjalin beberapa kerja sama dengan pengelola tempat pembuangan sampah (TPS).

"Kita kerja sama dengan TPS dan bank sampah. Saat ini kita kerja sama dengan 3 TPS yang berbasis masyarakat di Denpasar," jelasnya.

Baca juga: Hasto: PDIP Bukan Partai yang Nusuk dari Belakang

Ia berharap ke depannya usaha daur ulang logam yang baru berjalan tiga tahun itu bisa melakukan ekspansi ke beberapa kota di Indonesia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Dari Earth Day ke Every...
Dari Earth Day ke Every Day, Masyarakat Diajak Kelola E-Waste lewat Gadget for Good
IMAC Film Festival Sukses...
IMAC Film Festival Sukses Angkat Ekosistem Industri Kreatif Film Tanah Air
Kendalikan Limbah PLTU,...
Kendalikan Limbah PLTU, IWIP Ubah Fly Ash Jadi Bahan Konstruksi
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Rekomendasi
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved