Menyelisik Kondisi Terkini Dunia Kripto dan Potensinya Bagi Para Miners

Kamis, 23 Juni 2022 - 12:12 WIB
loading...
Menyelisik Kondisi Terkini...
All Time Mining bersama Tokocrypto menggelar seminar edukasi untuk para penambang kripto atau miners di Jakarta, Minggu (19/6/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dunia kripto masih awam bagi sebagian besar masyarakat. Di sisi lain, aset kripto terus berkembang dan transaksinya pun meningkat termasuk di Tanah Air.

Merujuk data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), perdagangan aset kripto mengalami peningkatan signifikan.

Pada 2021 nilainya mencapai Rp859,4 triliun dengan 11,2 juta pelanggan. Nilai perdagangan aset kripto tersebut naik 1.222,8% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp64,9 triliun.

Chief Marketing Officer (CMO) All Time Mining Keith $lime menyatakan, aset kripto berpotensi menjadi faktor yang membantu mempersempit gap antar generasi terutama di antara generasi millenial serta gen z, maupun generasi mendatang.

"Cryptomining adalah potensi besar dalam mengakumulasi passive income terutama untuk anak-anak muda yang berkarir di bidang lifestyle dan industri kreatif seperti saya, maupun orang-orang yang tidak punya waktu untuk memiliki pekerjaan sampingan atau berwirausaha," kata Keith dalam keterangannya, dikutip Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Catat! Ini Cara Cuan Lewat Kripto Cocok untuk Pemula

Sebagai dukungan bagi orang-orang yang terlibat di dunia kripto maupun para pemula yang ingin mengenal aset kripto dan potensinya, All Time Mining bersama Tokocrypto pada Minggu (19/6) menggelar seminar edukasi untuk para penambang kripto atau miners.

International PR Lead Tokocrypto Anindita Sekar Jati mengatakan, saat ini adalah waktu yang tepat bagi para miners maupun investor untuk memupuk ilmu tentang kripto melalui kegiatan-kegiatan edukasi.

"Komunitas seperti All Time Mining akan memiliki peran yang sangat besar. Artinya investor akan memiliki kedewasaan dan kebijakan dalam mengelola investasi," ujarnya.

Sementara itu, Komisaris All Time Mining Prathama Nugraha Tjoeng mengatakan, dunia kripto sebenarnya sedang terus bertumbuh. Hanya saja, kripto tengah memasuki fase atau siklus yang turun, yang sebenarnya sudah terjadi beberapa kali.

"Dunia kripto itu berbasis komunitas. Kalau kita lihat ke belakang saat tahun 2008 akhir, BTC yang bisa dibilang cryptocurrency pertama di dunia, diperkuat dan dibangun oleh komunitas. Itu pun pertumbuhannya tidak selalu mulus dan ada scam juga," tuturnya.

Baca juga: Alami Kejatuhan Pasar, Ini 5 Kripto yang Harganya Paling Anjlok

Dia menyebut bagaimana kripto telah melewati tiga sampai empat siklus sangat anjlok namun tetap kembali tumbuh.

Pada 2015 lalu misalnya, pemerintah Amerika Serikat pernah mengeluarkan aturan larangan bagi online platform melakukan promosi terkait kripto.

"Saat itu dunia kripto crash hancur sehancur-hancurnya. Tapi tidak lama aturan itu dicabut dan kripto tumbuh lagi. Dan kalau dilihat dalam nilai investasi, kripto akan tetap naik dan tetap bisa kembali. Dan ketika kembali, hasilnya akan lebih baik dari siklus-siklus sebelumnya," bebernya.

Direktur All Time Mining Christoper Vittorio Simon menambahkan, kondisi bear market seperti saat ini juga bisa menguntungkan.

Dia menyebut, waktu-waktu seperti ini merupakan momentum yang tepat mengumpulkan koin-koin yang diprediksi memiliki nilai yang bagus.

"Bagi kripto garis keras, kondisi bear market seperti saat ini membuat mereka senang. Saat ini adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk akumulasi koin-koin yang menurut mereka bagus menyambut 2025 di mana sistem kripto mengalami halving setiap empat tahun sekali," paparnya.



Terkait regulasi, bagi Vitto dan rekan-rekan lainnya di All Time Mining, regulasi adalah sesuatu yang bagus, yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi komunitas kripto.

"Di Eropa yang tadinya kripto ilegal, kini sudah boleh diversifikasi aset berupa kripto. Jadi kalau mau investasi aset di luar emas, kripto sudah boleh. Di Indonesia pun sudah ada aturan pajak mining dan pajak trading. Jadi diregulasi tidak selalu buruk. Diregulasi artinya bisa lebih sustain," ucapnya.

Hal senada diamini oleh Anindita. Dia menyebut bagaimana regulasi di dunia kripto dapat menghadirkan masa depan industri yang lebih berkelanjutan.

"Regulasi tidak selamanya buruk dan bisa menghadirkan masa depan industri yang sustainable. Itu mengapa kami sangat menjaga baik kurasi token jangan sampai me-list token yang salah, yang notabene hanya banyak janji," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
RUU Perampasan Aset...
RUU Perampasan Aset Pulihkan Kepercayaan Negara di Tengah Tekanan Rupiah
Rekomendasi
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved