Bangun Jaringan Listrik Raksasa Antarpulau, Indonesia Butuh Investasi Rp400 Triliun
Kamis, 21 November 2024 - 10:36 WIB
loading...
Pemerintah mengungkapkan soal investasi membangun jaringan transmisi antarpulau atau supergrid. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Indonesia membutuhkan investasi hingga Rp400 triliun untuk membangun jaringan transmisi antarpulau atau supergrid.
Dalam paparannya, Wakil Menteri ESDM Yuliot menekankan bahwa pembangunan supergrid sangat penting untuk mengatasi masalah pemerataan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dan mendorong transisi energi menuju net zero emisi pada 2060 mendatang.
Sebab diakuinya, kegiatan-kegiatan ekonomi saat ini masih terpusat di Pulau Jawa, padahal potensi untuk energi baru terbarukan berada di luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Utang AS Bisa Meledak Tambah Rp240.000 Triliun, Apa yang Terjadi dengan Ekonomi Global?
Oleh sebab itu, Indonesia harus mengembangkan transmisi untuk 10 tahun ke depan sebesar 50.000 kilometer sirkuit (kms) termasuk transmisi tegangan ekstra tinggi sekitar 500 kilowatt hour (kWh) sepanjang 10.000 kms.
Dalam paparannya, Wakil Menteri ESDM Yuliot menekankan bahwa pembangunan supergrid sangat penting untuk mengatasi masalah pemerataan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) dan mendorong transisi energi menuju net zero emisi pada 2060 mendatang.
Sebab diakuinya, kegiatan-kegiatan ekonomi saat ini masih terpusat di Pulau Jawa, padahal potensi untuk energi baru terbarukan berada di luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Utang AS Bisa Meledak Tambah Rp240.000 Triliun, Apa yang Terjadi dengan Ekonomi Global?
Oleh sebab itu, Indonesia harus mengembangkan transmisi untuk 10 tahun ke depan sebesar 50.000 kilometer sirkuit (kms) termasuk transmisi tegangan ekstra tinggi sekitar 500 kilowatt hour (kWh) sepanjang 10.000 kms.
Lihat Juga :