APBN Surplus Rp132,2 Triliun di Akhir Mei, Sri Mulyani: Ini Luar Biasa
Jum'at, 24 Juni 2022 - 16:34 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani buka-bukaan soal APBN yang kembali mencatatkan surplus Rp132,2 triliun pada Mei 2022 atau 0,74% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) kembali mencatatkan surplus sebesar Rp132,2 triliun pada Mei 2022 atau 0,74% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Surplus tersebut didukung oleh pendapatan negara sebesar Rp1.070,4 triliun yang lebih tinggi dibandingkan belanja negara Rp938,2 triliun.
“Total keseimbangan APBN kita sampai dengan akhir Mei surplus Rp132,2 triliun. Ini pembalikan yang luar biasa dari kondisi fiskal kita,” kata Menkeu Sri Mulyani secara daring dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Kamis (23/6).
Baca Juga: Pendapatan Negara Tumbuh 32,1%, APBN Cetak Surplus Rp10,3 Triliun di Kuartal I 2022
Dia menjelaskan, realisasi pendapatan negara hingga Mei 2022 mencapai Rp1.070,4 triliun atau 58% dari target APBN yang sebesar Rp1.846,1 triliun. Capaian ini naik 47,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp726,5 triliun.
Pendapatan negara yang terus melanjutkan tren positif didukung oleh tumbuhnya penerimaan pajak, penerimaan bea cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), terutama dipengaruhi oleh penguatan harga komoditas.
Secara lebih rinci, realisasi penerimaan perpajakan terdiri dari penerimaan pajak Rp705,8 triliun, naik 53,6% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp459,6 triliun, dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp140,3 triliun, naik 41,3% dari Rp99,3 triliun.
“Total keseimbangan APBN kita sampai dengan akhir Mei surplus Rp132,2 triliun. Ini pembalikan yang luar biasa dari kondisi fiskal kita,” kata Menkeu Sri Mulyani secara daring dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Kamis (23/6).
Baca Juga: Pendapatan Negara Tumbuh 32,1%, APBN Cetak Surplus Rp10,3 Triliun di Kuartal I 2022
Dia menjelaskan, realisasi pendapatan negara hingga Mei 2022 mencapai Rp1.070,4 triliun atau 58% dari target APBN yang sebesar Rp1.846,1 triliun. Capaian ini naik 47,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp726,5 triliun.
Pendapatan negara yang terus melanjutkan tren positif didukung oleh tumbuhnya penerimaan pajak, penerimaan bea cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), terutama dipengaruhi oleh penguatan harga komoditas.
Secara lebih rinci, realisasi penerimaan perpajakan terdiri dari penerimaan pajak Rp705,8 triliun, naik 53,6% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp459,6 triliun, dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp140,3 triliun, naik 41,3% dari Rp99,3 triliun.
Lihat Juga :