Harga Minyak Bergejolak, G7 Siapkan Taktik Gempur Keuangan Rusia

Selasa, 28 Juni 2022 - 10:17 WIB
loading...
Harga Minyak Bergejolak,...
Harga minyak dunia masih bergejolak imbas perang Rusia dan Ukraina. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Pantauan bursa ICE pada Selasa (28/6/2022), harga Brent untuk kontrak September 2022 naik 1,07% di USD112,17 per barel. West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman September juga tumbuh 1,09% di USD107,54 per barel.

Baca juga: Harga Minyak Tinggi, Ekonom Desak Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Kenaikan di sesi pagi ini terjadi menyusul reli yang berlangsung sejak Senin kemarin (27/6/2022) di tengah spekulasi bahwa negara-negara G7 yang didominasi Barat akan lebih memperketat aliran impor sebagai langkah untuk keluar dari ketergantungan pasokan Rusia.

Sementara itu, Rusia terus melancarkan serangan di sejumlah wilayah Ukraina. Investing melaporkan, terdapat sebanyak lebih dari 1.000 orang tewas setelah sebuah misil roket diluncurkan ke sebuah mal di Kremenchuk.

Pasokan minyak yang semakin terbatas membuat harganya menjulang di pasaran. Hal ini sejalan dengan upaya para pemimpin G7--terdiri dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat--memotong aliran dana Rusia terhadap pendanaan perang.

“Ada banyak faktor dalam krisis geopolitik yang sedang terjadi, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga minyak, meskipun hal itu bisa saja berubah setiap saat,” kata analis Again Capital, John Kilduff, dilansir Investing, Selasa (28/6/2022).



Selain itu, G7 juga menegaskan bakal terus mendukung Ukraina "apa saja yang dibutuhkan", sekaligus mengusulkan untuk membatasi harga minyak dari Rusia sebagai bagian dari sanksi baru untuk memukul keuangan Moskow.

"Saya pikir jika mereka menerapkan batasan harga pada penjualan dan pembelian minyak Rusia, sulit bagi saya untuk membayangkan bagaimana ini akan diterapkan, terutama ketika China dan India telah menjadi pelanggan terbesar Rusia," kata konsultan perusahaan minyak yang berbasis di Houston, Andrew Lipow, dilansir Reuters, Selasa (28/6/2022).

Lebih jauh, resesi dan suku bunga yang tinggi juga masih mengkhawatirkan pasar, dan membuat harga minyak bergerak fluktuatif. Negara-negara anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu mereka termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, dimungkinkan akan tetap berpegang pada rencana mereka untuk mempercepat peningkatan produksi minyak pada Agustus 2022.

Baca juga: Mutasi Pati TNI, Marsma Wahyu Hidayat Sudjatmiko Jabat Danpaspampres

Diketahui, kelompok produsen itu juga memangkas proyeksi adanya surplus menjadi 1 juta barel per hari (bph), dari sebelumnya 1,4 juta bph.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rekomendasi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved