Harga CPO Tumbang Dihantui Resesi, Pabrik Sawit Malaysia Setop Produksi
Selasa, 28 Juni 2022 - 12:48 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Menteri Industri dan Komoditas Perkebunan Malaysia Wee Jeck Seng mengatakan, pemerintah telah menerima keluhan pabrik yang menolak membeli buah kelapa sawit.
"Buah kelapa sawit di petani tidak bisa disimpan lebih dari dua sampai tiga hari, atau mereka akan membusuk. Ini akan mempengaruhi petani kecil," sebut Wee, dilansir Reuters, Selasa (28/6/2022). "Pengusaha harus bertanggung jawab, tidak peduli apakah harganya tinggi atau rendah," tukasnya.
Baca juga: Kenapa Minyak Goreng Sawit Dilarang di Eropa? Ini Alasannya!
Wee menegaskan akan membahas lebih lanjut urusan ini bersama Dewan Minyak Sawit Malaysia dan regulator industri serta sejumlah pabrik yang bermasalah.
Analisa Refinitiv menunjukkan secara fundamental harga CPO cenderung 'bearish' alias memiliki tren menurun, dipicu ekspektasi resesi atau perlambatan aktivitas ekonomi.
"Buah kelapa sawit di petani tidak bisa disimpan lebih dari dua sampai tiga hari, atau mereka akan membusuk. Ini akan mempengaruhi petani kecil," sebut Wee, dilansir Reuters, Selasa (28/6/2022). "Pengusaha harus bertanggung jawab, tidak peduli apakah harganya tinggi atau rendah," tukasnya.
Baca juga: Kenapa Minyak Goreng Sawit Dilarang di Eropa? Ini Alasannya!
Wee menegaskan akan membahas lebih lanjut urusan ini bersama Dewan Minyak Sawit Malaysia dan regulator industri serta sejumlah pabrik yang bermasalah.
Analisa Refinitiv menunjukkan secara fundamental harga CPO cenderung 'bearish' alias memiliki tren menurun, dipicu ekspektasi resesi atau perlambatan aktivitas ekonomi.
Lihat Juga :