Harga CPO Tumbang Dihantui Resesi, Pabrik Sawit Malaysia Setop Produksi

Selasa, 28 Juni 2022 - 12:48 WIB
loading...
Harga CPO Tumbang Dihantui...
Harga CPO hari ini anjlok. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) merosot pada perdagangan hari ini menyusul ekspektasi kenaikan produksi dan kekhawatiran atas resesi.

Pantauan di bursa derivatif Malaysia, Selasa (28/6/2022), harga CPO kontrak teraktif September 2022 turun 0,30% di MYR4.907 per ton, setelah sempat anjlok lebih dari 2% pada sesi pagi. Ini terjadi menyusul reli hampir 5% pada sesi sebelumnya.

Seorang pejabat senior Asosiasi Pengolahan Minyak Sawit Malaysia / Malaysian Palm Oil Millers Association (POMA) menyatakan, sejumlah pabrik kelapa sawit di Malaysia akan menghentikan produksi untuk sementara waktu. Ini dilakukan menyusul penurunan harga minyak nabati secara drastis.

Baca juga: Harga CPO Sepekan Anjlok 17%, Ini Penyebabnya

Langkah para produsen dijawab oleh otoritas Malaysia dengan meminta untuk terus menggenjot produksi meskipun harganya terus merosot. Pihak berwenang Malaysia juga dikabarkan meminta produsen untuk membeli kelapa sawit langsung dari petani.

Wakil Menteri Industri dan Komoditas Perkebunan Malaysia Wee Jeck Seng mengatakan, pemerintah telah menerima keluhan pabrik yang menolak membeli buah kelapa sawit.

"Buah kelapa sawit di petani tidak bisa disimpan lebih dari dua sampai tiga hari, atau mereka akan membusuk. Ini akan mempengaruhi petani kecil," sebut Wee, dilansir Reuters, Selasa (28/6/2022). "Pengusaha harus bertanggung jawab, tidak peduli apakah harganya tinggi atau rendah," tukasnya.

Baca juga: Kenapa Minyak Goreng Sawit Dilarang di Eropa? Ini Alasannya!

Wee menegaskan akan membahas lebih lanjut urusan ini bersama Dewan Minyak Sawit Malaysia dan regulator industri serta sejumlah pabrik yang bermasalah.

Analisa Refinitiv menunjukkan secara fundamental harga CPO cenderung 'bearish' alias memiliki tren menurun, dipicu ekspektasi resesi atau perlambatan aktivitas ekonomi.

"Tetapi penurunan harga masih terbatas, mengingat saat ini Ringgit Malaysia cukup lemah. Selain itu, ada diskon besar untuk harga kelapa sawit yang dapat menyaingi minyak kedelai di pasar," tulis Refinitiv.



Diketahui, harga minyak kedelai di Bursa Dalian China naik 1,8%, sementara kontrak CPO-nya tumbuh 2,5%. Adapun harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade tumbuh 0,8%.

Harga CPO dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak sejenis karena persaingan untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Limp Bizkit Pilih Malaysia...
Limp Bizkit Pilih Malaysia Jadi Satu-satunya Tempat Konser di Asia, Fans Indonesia Bisa Merapat
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Rekomendasi
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Berita Terkini
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved