Penyebab Harga Beras Tidak Stabil dan Cenderung Tinggi

Selasa, 28 Juni 2022 - 15:29 WIB
loading...
Penyebab Harga Beras...
Beras Keluarga Bijak (BKB) merupakan merek unggulan dengan menghadirkan beras premium kebanggaan Indonesia. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Komoditas beras harus melalui banyak titik dalam jalur distribusi hingga sampai kepada konsumen yang mengakibatkan tingginya harga ecer . Mulai dari petani yang menjual beras yang sudah dipanen kepada tengkulak atau pemotong padi, yang akan mengeringkan padi dan menjualnya kepada pemilik penggilingan.

Setelah padi digiling menjadi beras, pemilik penggilingan akan menjual beras tersebut ke pedagang grosir berskala besar yang memiliki gudang penyimpanan. Kemudian pedagang grosir berskala besar ini akan kembali menjual beras tersebut kepada pedagang grosir berskala kecil di tingkat provinsi. Oleh karena itu, harga beras dari satu tempat ke tempat lain bisa jadi tidak sama. Terlebih jika stok beras menipis, harganya bisa melambung tinggi. Harga beras juga bergantung pada dimana Anda membeli beras tersebut.

Baca Juga: Gajian Turun! Cus Belanja di AladinMall by Mister Aladin Mumpung Lagi Ada Diskon hingga 60%

Semakin besar toko beras yang Anda kunjungi, biasanya harganya akan semakin terjangkau dibandingkan dengan pedagang eceran skala kecil. Untuk itu, supaya Anda mendapatkan harga beras yang stabil, cobalah beralih ke Beras Keluarga Bijak (BKB).

Beras Keluarga Bijak (BKB) merupakan merek unggulan dengan menghadirkan beras premium kebanggaan Indonesia. Berasnya bersih, putih, bebas dari gabah, batu, serta benda asing yang dapat membahayakan tubuh. Juga, bulir beras tidak mudah patah sehingga menghasilkan nasi dengan tekstur yang baik serta pulen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Harga Beras Tak Boleh...
Harga Beras Tak Boleh Naik, Mentan Amran: Yang Diserang Pemerintah
Jaga Stabilitas Harga...
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Beras, Perpadi Ungkap Apa Saja Instrumen Pentingnya
Harga Beras di Indonesia...
Harga Beras di Indonesia Timur Terpantau Tinggi Jelang Nataru 2025
Zulhas Sebut Harga Beras...
Zulhas Sebut Harga Beras Dunia Ikut Turun saat Indonesia Surplus 4,7 Juta Ton
Kendalikan Harga Beras...
Kendalikan Harga Beras Jelang Akhir Tahun 2025, Begini Jurus Bulog
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Harga Beras Dunia Turun...
Harga Beras Dunia Turun Drastis karena Indonesia Tak Impor Tahun Ini?
Rekomendasi
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Berita Terkini
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved