Jawa Barat Siap Tampung Relokasi Pabrik AS dan Jepang dari China
Kamis, 25 Juni 2020 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan terpisah, Partner Fiscal Research DDTC Bawono Kristiaji menyampaikan, salah satu hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri pasca pandemi Covid-19 adalah dengan memberikan insentif fiskal yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing industri.
Menurut Bawono, pemerintah sebetulnya sudah memberikan beragam insentif pajak bagi perusahaan-perusahaan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia. Namun pemanfaatannya belum maksimal. "Jadi perlu evaluasi bersama untuk menentukan bentuk insentif yang lebih tepat sasaran," katanya. Baca: Bahlil Pastikan Investasi Masuk dari Relokasi Industri dari China
Menurutnya, lewat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk insentif menarik dari Kementerian Keuangan dan fasilitasi realisasi investasi yang cepat dari BKPM, tidak mustahil Indonesia, khususnya Provinsi Jabar dapat menarik lebih banyak investasi pada masa pascapandemi Covid-19 serta meningkatkan daya saing bangsa di pasar global.
Sebelumnya, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, pembentukan tim satgas khusus bertujuan untuk jemput bola perusahaan-perusahaan yang akan melakukan relokasi investasi, agar tertarik masuk ke Indonesia. "Saya buat Satgas di bawah pimpinan saya langsung," kata Bahlil, Senin (22/6/2020).
Tim Satgas tersebut memiliki tiga tugas khusus. Pertama, mendeteksi perusahaan-perusahaan yang akan melakukan relokasi. Kedua, mengecek kemudahan-kemudahan yang diberikan negara-negara lain. Ketiga, memberi kewenangan kepada mereka untuk membuat keputusan dalam bernegosiasi. "Itu penting diberikan agar cepat jalannya," tegas Bahlil.
Menurut Bawono, pemerintah sebetulnya sudah memberikan beragam insentif pajak bagi perusahaan-perusahaan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia. Namun pemanfaatannya belum maksimal. "Jadi perlu evaluasi bersama untuk menentukan bentuk insentif yang lebih tepat sasaran," katanya. Baca: Bahlil Pastikan Investasi Masuk dari Relokasi Industri dari China
Menurutnya, lewat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk insentif menarik dari Kementerian Keuangan dan fasilitasi realisasi investasi yang cepat dari BKPM, tidak mustahil Indonesia, khususnya Provinsi Jabar dapat menarik lebih banyak investasi pada masa pascapandemi Covid-19 serta meningkatkan daya saing bangsa di pasar global.
Sebelumnya, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, pembentukan tim satgas khusus bertujuan untuk jemput bola perusahaan-perusahaan yang akan melakukan relokasi investasi, agar tertarik masuk ke Indonesia. "Saya buat Satgas di bawah pimpinan saya langsung," kata Bahlil, Senin (22/6/2020).
Tim Satgas tersebut memiliki tiga tugas khusus. Pertama, mendeteksi perusahaan-perusahaan yang akan melakukan relokasi. Kedua, mengecek kemudahan-kemudahan yang diberikan negara-negara lain. Ketiga, memberi kewenangan kepada mereka untuk membuat keputusan dalam bernegosiasi. "Itu penting diberikan agar cepat jalannya," tegas Bahlil.
(bon)
Lihat Juga :