Anak Buah Jadi Bagian Mafia Pangan, Buwas Ancam Pecat 100 Karyawan

Kamis, 25 Juni 2020 - 19:48 WIB
loading...
Anak Buah Jadi Bagian...
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengancam akan memecat 100 karyawannya yang terindikasi terlibat dengan mafia pangan. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengancam akan memecat 100 karyawannya sebagai upaya memberantas mafia pangan. Ia berjanji bakal bertindak tegas terhadap anak buahnya yang bagian dari mafia pangan

“Apa benar Buwas memecat 100 karyawan. Potensinya iya. Ini orang-orang yang sulit diubah. Berpikirnya sudah luar biasa. Ini bagian dari mafia itu yang ada di internal," ucap Buwas -sapaan akrabnya- dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (25/6/2020).

Kata dia pemecatan ini sudah lebih dulu melalui proses evaluasi. Bahkan, sudah meminta bantuan Polri untuk memberikan kajian hukum. “Ini harus. Harus dilakukan. Bukan berarti saya galak. Ini enggak bisa ditoleransi, membebani perusahaan," jelasnya.

(Baca Juga: Bulog Telah Salurkan 3,3 Juta Paket Sembako Bantuan Pemerintah )

Buwas mengatakan selama pandemi COVID-19, peran mafia pangan semakin menjadi-jadi. Pasalnya beberapa kali upaya Bulog mengajukan kuota impor sampai berniat menggelontorkan stok demi stabilisasi harga kerap terhalangi, tetapi pihak tertentu malah memperoleh kemudahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Rekomendasi
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Infografis
Jadi Target Rudal AS,...
Jadi Target Rudal AS, Rusia Balas Ancam Bidik Kota-kota Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved