Dibutuhkan Kejelian dalam Melihat Utang BUMN dan Cara Pelunasannya
Rabu, 06 Juli 2022 - 00:02 WIB
loading...
Penyebab utang di masing-masing BUMN berbeda sehinga cara penyelesainnya pun kadang tak sama. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Turunnya rasio utang BUMN dinilai menjadi sinyal positif bagi perekonomian. Secara umum utang BUMN menurun dari 39% menjadi 35% di tahun ini. Pengamat ekonomi Piter Abdullah menilai bahwa penurunan utang secara umum adalah capaian positif.
Baca juga: Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen
"Rasio utang yang menurun sudah tentu baik, meski harus dilihat yang turun BUMN yang mana? Kenapa turun? Bagaimana kinerja BUMN-nya? Secara umum memang turunnya rasio utang itu bagus," ujar Piter saat dihubungi, Selasa (5/7/2022).
Menurut Piter, karakteristik dan kinerja tiap BUMN berbeda. Begitupun performa masing-masing BUMN dalam melunasi utang-utangnya. Ada BUMN yang terlilit utang akibat kesalahan pengelolaan di masa lalu. Ada pula utang yang sifatnya mendukung kinerja BUMN terkait penugasan dari negara.
"Ini seperti yang terjadi di BUMN karya," kata dia.
Baca juga: Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen
"Rasio utang yang menurun sudah tentu baik, meski harus dilihat yang turun BUMN yang mana? Kenapa turun? Bagaimana kinerja BUMN-nya? Secara umum memang turunnya rasio utang itu bagus," ujar Piter saat dihubungi, Selasa (5/7/2022).
Menurut Piter, karakteristik dan kinerja tiap BUMN berbeda. Begitupun performa masing-masing BUMN dalam melunasi utang-utangnya. Ada BUMN yang terlilit utang akibat kesalahan pengelolaan di masa lalu. Ada pula utang yang sifatnya mendukung kinerja BUMN terkait penugasan dari negara.
"Ini seperti yang terjadi di BUMN karya," kata dia.
Lihat Juga :