Masuk ke Ekosistem Digital, UMKM Butuh Banyak Generasi Muda
Kamis, 07 Juli 2022 - 13:25 WIB
loading...
Generasi muda dianggap memiliki kelenturan sehingga lebih mudah beradaptasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Populasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (UMKM) terus mengalami pertumbuhan. Namun, peningkatan jumlah tersebut belum diikuti perbaikan sistem digitalisasi pemasaran para pelakunya.
Ekosistem digitalisasi UMKM dapat dipercepat apabila banyak generasi muda di dalamnya. Generasi muda dianggap memiliki kelenturan sehingga lebih mudah beradaptasi.
"Pemanfaatan teknologi digital menjadi peluang generasi muda masuk dalam ekosistem pasar digital UMKM," kata Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin dalam Webinar Aptika Kominfo, baru-baru ini.
Baca Juga: Sebar 550 Nomor Induk Berusaha, Menteri Bahlil Semangati UMKM di Surakarta
Menurut dia dengan kemampuan teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan usaha yang selama ini banyak dikelola secara tradisional dan konvensional. Berdasarkan laporan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) per Februari 2022 dari total 65,47 juta unit UMKM 17,25 juta pelaku UMKM telah masuk ke ekosistem digital meningkat 26,4 persen.
Nurul menyampaikan bahwa yang perlu dilakukan generasi muda memulai UMKM, yaitu beralih ke marketplace atau e-commerce. Faktanya belanja online saat ini menjadi pilihan favorit konsumen. "Sehingga para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini bergabung dengan platform digital," kata dia.
Ekosistem digitalisasi UMKM dapat dipercepat apabila banyak generasi muda di dalamnya. Generasi muda dianggap memiliki kelenturan sehingga lebih mudah beradaptasi.
"Pemanfaatan teknologi digital menjadi peluang generasi muda masuk dalam ekosistem pasar digital UMKM," kata Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin dalam Webinar Aptika Kominfo, baru-baru ini.
Baca Juga: Sebar 550 Nomor Induk Berusaha, Menteri Bahlil Semangati UMKM di Surakarta
Menurut dia dengan kemampuan teknologi digital dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan usaha yang selama ini banyak dikelola secara tradisional dan konvensional. Berdasarkan laporan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) per Februari 2022 dari total 65,47 juta unit UMKM 17,25 juta pelaku UMKM telah masuk ke ekosistem digital meningkat 26,4 persen.
Nurul menyampaikan bahwa yang perlu dilakukan generasi muda memulai UMKM, yaitu beralih ke marketplace atau e-commerce. Faktanya belanja online saat ini menjadi pilihan favorit konsumen. "Sehingga para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini bergabung dengan platform digital," kata dia.
Lihat Juga :