Ini Sederet Masalah Dunia, dari Utang hingga Ancaman Kenaikan Harga

Jum'at, 08 Juli 2022 - 11:01 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan, transisi ini bukan hanya soal membangun yang baru, tetapi juga mengurus hal yang sudah lama. Ini menjadi suatu hal yang sangat broad based, dia menekankan bahwa sekali lagi, ini adalah masalah dunia. Belum lagi, beberapa bulan terakhir terjadi perang Rusia-Ukraina.

"Kalau perang, apa yang terjadi? Kita melihat fenomena-fenomena harga meningkat, komoditas internasional meningkat, bahkan soal transition economy itu kita dengar, sudah ada 1-2 negara di Eropa yang mengatakan "kalau begini, kita hidupin lagi deh pembangkit listrik batu bara kita", AS mengatakan, "kalau gini, saya rilis deh cadangan minyak saya", cadangan minyak adalah fossil fuel, dan ada negara seperti Indonesia, jadi kita tambah deh subsidi dan kompensasi energi," ungkap Suahasil.

Baca Juga: Miliarder Bicara Soal Kedatangan Resesi Ekonomi AS, Ada Elon Musk hingga Bill Gates

Dalam jangka pendek, subsidi dan kompensasi energi ini, kata dia, adalah bentuk survival untuk melindungi masyarakat. Jerman misalkan, ingin menyalakan kembali pembangkit listrik tenaga batu baranya karena sebentar lagi musim dingin, jika pasokan gas tidak ada, maka negaranya tidak bisa menyediakan listrik untuk rakyatnya.

"AS merilis cadangan minyaknya ya juga untuk perlindungan masyarakatnya. Kalau Indonesia mengatakan tambah subsidi dan kompensasi, itu melindungi masyarakat supaya harga tidak terlalu cepat naik, karena kita tahu fenomena yang kita hadapi adalah kenaikan harga. Jangka pendek kita terima, tapi jangka menengah dan panjang kita masih akan bicarakan mengenai transisi menuju green economy," pungkas Suahasil.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved