Ini Sederet Masalah Dunia, dari Utang hingga Ancaman Kenaikan Harga

Jum'at, 08 Juli 2022 - 11:01 WIB
loading...
A A A
Dengan berhentinya kegiatan ekonomi, berhenti juga konsumsi, investasi, ekspor, dan impor. Yang mendorong pertumbuhan ekonomi selanjutnya di situasi tersebut adalah pengeluaran pemerintah, dimana belanja dinaikkan.

"Salah satu agenda utama Indonesia dalam G20 adalah membuat mekanisme kesiap-siagaan di tingkat dunia. Saya enggak bicara hanya di Indonesia saja, tapi juga di tingkat dunia mengenai hubungan antara ekonomi dan kesehatan," tambahnya.

Suahasil mengatakan, bahwa ini disiapkan dalam bentuk entitas yang sedang digodok di tingkat dunia, yang akan diwadahi nantinya oleh World Bank. Kemudian, agenda selanjutnya adalah sebuah isu lama, yaitu perpajakan internasional.

"Ini isu lama yang bergulir sejak masa lalu, bagaimana mendorong perpajakan internasional yang lebih fair untuk seluruh dunia, dan juga tentang agenda keempat, tentang transition finance, ekonomi hijau," ucapnya.

Ketika berbicara mengenai ekonomi hijau, tidak hanya berbicara mengenai "hijau"nya saja, tetapi bagaimana bertransisi menuju kehijauan tersebut, karena Indonesia memulainya dari 0.

"Memulai dari isu pembangkit listrik batu bara yang sudah dimiliki, tetapi terkait isunya, bukan hanya membangun "green", tetapi bagaimana membangun renewable dan juga mengurus batu bara yang sudah ada, bagaimana mengurus pembangkit listrik batu bara yang kita miliki," terangnya.

"Apakah kita nyalakan terus, atau kita setel, nyetelnya gimana? Apakah dimatikan saja, tapi di masa lalu hitung-hitungannya sudah ada semua mengenai proyeknya, investasinya, pembiayaan, dan komitmen-komitmen kontrak jangka panjang, gimana ngurusnya?," sambung Suahasil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Erin Wartia Buka Suara...
Erin Wartia Buka Suara soal Ajakan Damai Mantan ART, Singgung Gugatan Rp1,1 Miliar
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved