PLTM Ussu Malili Beroperasi, Energi Hijau di Sulawesi Bagian Selatan Bertambah
Jum'at, 08 Juli 2022 - 12:46 WIB
loading...
Beroperasinya PLTM yang terletak di Desa Ussu ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Commercial Operating Date (COD) pada 6 Juli 2022. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Setelah di awal tahun 2022, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Selayar (1,3 MWp), Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Madong (2x5 MW) dan PLTM Maiting Hulu 2 (2x4 MW) beroperasi, sistem kelistrikan di Sulawesi bagian Selatan semakin hijau dengan bertambahnya PLTM Ussu Malili yang berkapasitas 3x1 Mega Watt (MW).
Beroperasinya PLTM yang terletak di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Commercial Operating Date (COD) pada 6 Juli 2022.
Baca Juga: PLN Manfaatkan FABA PLTU untuk Bedah Rumah Prajurit TNI Kodim 1603 Sikka
Berita Acara itu diteken oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid dan Direktur PT Ussu Hydro Power yang diwakili oleh Project Manager PLTM Ussu Malili, Syamsul.
Awaluddin Hafid menjelaskan, langkah kecil ini adalah bentuk keseriusan PLN untuk menghadirkan energi bersih bagi masyarakat demi mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2060 mendatang dengan menambah porsi pembangkit EBT di Indonesia.
Beroperasinya PLTM yang terletak di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Commercial Operating Date (COD) pada 6 Juli 2022.
Baca Juga: PLN Manfaatkan FABA PLTU untuk Bedah Rumah Prajurit TNI Kodim 1603 Sikka
Berita Acara itu diteken oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid dan Direktur PT Ussu Hydro Power yang diwakili oleh Project Manager PLTM Ussu Malili, Syamsul.
Awaluddin Hafid menjelaskan, langkah kecil ini adalah bentuk keseriusan PLN untuk menghadirkan energi bersih bagi masyarakat demi mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2060 mendatang dengan menambah porsi pembangkit EBT di Indonesia.
Lihat Juga :