Tingkatkan Layanan Jasa Pelayaran, ASDP Gandeng Pelindo dan Pelni
Jum'at, 08 Juli 2022 - 18:30 WIB
loading...
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan penandatanganan MOU antara ASDP, Pelindo dan Pelni. FOTO/dok.Kemenhub
A
A
A
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Pelni. Kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antar BUMN dan memberikan efisiensi dalam jasa pelayaran.
"Hari ini kita bisa melakukan MoU yang memang kita upayakan dapat memberikan suatu improvement dalam pelayanan pada masyarakat. Kita tahu angkutan laut menjadi sangat penting dan selain angkutan logistik juga Angkutan penumpang menjadi penting karena negara kita adalah negara kepulauan," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Jumat (8/7/2022).
Baca Juga: Kemenhub Targetkan Tahapan Headway KRL Tiap 3 Menit Tuntas di 2025
Menhub Budi menambahkan, selama ini kita memiliki beberapa BUMN dan menginginkan bahwa semakin hari pergerakan semakin efisien dan semakin memberikan satu nilai tambah bagi masyarakat, baik itu untuk digunakan angkutan penumpang maupun dalam angkutan barang.
"Pasti kita ingin adanya suatu kegiatan end to end yang baik, katakan kegiatan atau laut yang dilakukan oleh Pelni dari Surabaya sampai ke satu titik tertentu di Papua itu diturunkan oleh ASDP untuk ke tempat akhir atau juga di beberapa tempat," tambahnya.
"Hari ini kita bisa melakukan MoU yang memang kita upayakan dapat memberikan suatu improvement dalam pelayanan pada masyarakat. Kita tahu angkutan laut menjadi sangat penting dan selain angkutan logistik juga Angkutan penumpang menjadi penting karena negara kita adalah negara kepulauan," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Jumat (8/7/2022).
Baca Juga: Kemenhub Targetkan Tahapan Headway KRL Tiap 3 Menit Tuntas di 2025
Menhub Budi menambahkan, selama ini kita memiliki beberapa BUMN dan menginginkan bahwa semakin hari pergerakan semakin efisien dan semakin memberikan satu nilai tambah bagi masyarakat, baik itu untuk digunakan angkutan penumpang maupun dalam angkutan barang.
"Pasti kita ingin adanya suatu kegiatan end to end yang baik, katakan kegiatan atau laut yang dilakukan oleh Pelni dari Surabaya sampai ke satu titik tertentu di Papua itu diturunkan oleh ASDP untuk ke tempat akhir atau juga di beberapa tempat," tambahnya.
Lihat Juga :