Kisah Jackson AW, Pria 32 Tahun Punya Bisnis Mainan Bernilai Jutaan Dolar
Sabtu, 09 Juli 2022 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Aw, telah menjadi kolektor mainan yang rajin sejak berusia 17 tahun, memutuskan untuk memesan penerbangan satu arah ke Shenzhen, Cina. Di mana, dia mengunjungi pabrik untuk mempelajari proses produksi mainan. Keingintahuannya dengan cepat berubah menjadi takjub, saat ia belajar tentang teknik seperti memahat tangan dan mencetak.
“Saya pikir hanya akan ada beberapa mesin yang akan mengeluarkan (mainan). Dan itu sejujurnya sangat naif,” katanya. “Saya terkejut ketika saya melihat ratusan orang hanya membuat dan melukis di satu bagian itu, tentang apa persepsi kami akan menjadi produk pasar massal,” tambahnya.
Baca Juga: Kisah Sukses Seorang Mahasiswi, Setahun Bisa Cuan Rp828 Juta
Terinspirasi oleh apa yang dilihatnya di China, Jackson kembali ke rumah setelah satu bulan membuat mainan desainernya sendiri dengan seniman grafiti Singapura, Clogtwo. Bersama-sama, mereka menciptakan koleksi pertama Mighty Jaxx, "Hell Lotus." Dengan bantuan pinjaman USD20.000, ia menghasilkan 200 buah mainan, yang ia luncurkan di Konvensi Komik Singapura pada tahun 2012. Aw menjual inventaris dalam enam bulan dan tidak ada jalan untuk kembali. “Seolah-olah kami tidak pernah merasakan ketakutan itu lagi. Jadi kami mengambil uang itu, dan kami menggulungnya”.
“Saya pikir hanya akan ada beberapa mesin yang akan mengeluarkan (mainan). Dan itu sejujurnya sangat naif,” katanya. “Saya terkejut ketika saya melihat ratusan orang hanya membuat dan melukis di satu bagian itu, tentang apa persepsi kami akan menjadi produk pasar massal,” tambahnya.
Baca Juga: Kisah Sukses Seorang Mahasiswi, Setahun Bisa Cuan Rp828 Juta
Terinspirasi oleh apa yang dilihatnya di China, Jackson kembali ke rumah setelah satu bulan membuat mainan desainernya sendiri dengan seniman grafiti Singapura, Clogtwo. Bersama-sama, mereka menciptakan koleksi pertama Mighty Jaxx, "Hell Lotus." Dengan bantuan pinjaman USD20.000, ia menghasilkan 200 buah mainan, yang ia luncurkan di Konvensi Komik Singapura pada tahun 2012. Aw menjual inventaris dalam enam bulan dan tidak ada jalan untuk kembali. “Seolah-olah kami tidak pernah merasakan ketakutan itu lagi. Jadi kami mengambil uang itu, dan kami menggulungnya”.
(nng)
Lihat Juga :