Putin: Serangan Ekonomi Barat Gagal Purukkan Rusia
Sabtu, 09 Juli 2022 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara tentang situasi ekonomi secara umum, dia menunjukkan bahwa pasar dunia masih kacau karena seruan Barat untuk meninggalkan sumber daya energi Rusia. Putin mengingatkan harga minyak Brent yang sempat melonjak menjadi USD130 per barel di tengah kekhawatiran kemungkinan kekurangan, tetapi dalam beberapa hari terakhir turun USD20-30 karena proyeksi perlambatan ekonomi global.
Baca Juga: Profil Vadim Zimin, Pembawa Koper Nuklir Rusia yang Tewas Ditembak
Presiden Rusia mengingatkan peserta rapat bahwa dia telah berulang kali memperingatkan para pemimpin Eropa tentang situasi saat ini di pasar energi global, tetapi tidak ada yang mendengarkan. "Mereka memperlakukan peringatan kami dengan sangat meremehkan. Ini persis situasi yang telah kami peringatkan, ini terjadi hari ini," katanya.
Putin juga menunjukkan bahwa jika negara-negara Barat melanjutkan kebijakan sanksi mereka, hal itu dapat menyebabkan konsekuensi bencana bagi pasar energi global. "Sanksi anti-Rusia menyebabkan lebih banyak kerusakan pada mereka yang memberikannya," tandas Putin.
Pada saat yang sama, situasi di pasar energi Rusia stabil meskipun ada sanksi. Menurut dia, produksi kondensat migas pada Juni mencapai 10,7 juta barel per hari, meningkat 500.000 barel dibandingkan bulan sebelumnya. Secara keseluruhan, produksi minyak Rusia melonjak 3,5% sejak awal tahun. Sementara produksi gas periode Januari-Mei turun tipis hanya 2%.
Baca Juga: Profil Vadim Zimin, Pembawa Koper Nuklir Rusia yang Tewas Ditembak
Presiden Rusia mengingatkan peserta rapat bahwa dia telah berulang kali memperingatkan para pemimpin Eropa tentang situasi saat ini di pasar energi global, tetapi tidak ada yang mendengarkan. "Mereka memperlakukan peringatan kami dengan sangat meremehkan. Ini persis situasi yang telah kami peringatkan, ini terjadi hari ini," katanya.
Putin juga menunjukkan bahwa jika negara-negara Barat melanjutkan kebijakan sanksi mereka, hal itu dapat menyebabkan konsekuensi bencana bagi pasar energi global. "Sanksi anti-Rusia menyebabkan lebih banyak kerusakan pada mereka yang memberikannya," tandas Putin.
Pada saat yang sama, situasi di pasar energi Rusia stabil meskipun ada sanksi. Menurut dia, produksi kondensat migas pada Juni mencapai 10,7 juta barel per hari, meningkat 500.000 barel dibandingkan bulan sebelumnya. Secara keseluruhan, produksi minyak Rusia melonjak 3,5% sejak awal tahun. Sementara produksi gas periode Januari-Mei turun tipis hanya 2%.
(fai)
Lihat Juga :