Profil Importir Gas Rusia di Italia, Eni Group

Senin, 11 Juli 2022 - 10:47 WIB
loading...
Profil Importir Gas...
Berikut profil perusahaan raksasa energi asal Italia, Eni SpA (Eni) yang menjadi salah satu importir terbesar gas Rusia, yang belakangan mulai seret pasokannya. Foto/Dok Reuters
A A A
ROMA - Italia menjadi negara kedua di Eropa yang memiliki ketergantungan paling besar terhadap pasokan gas Rusia . Namun Italia masuk dalam daftar dari sejumlah negara Eropa yang melaporkan pasokan gas dari Rusia mulai berkurang seperti yang disampaikan olehperusahaan raksasa Eni SpA (Eni).

Pada tahun 2020, Italia tercatat menikmati pasokan gas Rusia mencapai 29,2 miliar meter kubik untuk menjadikannya sebagai negara kedua dengan ketergantungan besar terhadap gas Rusia. Namun pada akhir Juni lalu, perusahaan raksasa energi Italia, Eni mengatakan, hanya menerima setengah dari 63 juta meter kubik per hari yang dimintanya dari Gazprom setelah mengalami pengurangan selama dua hari.

Baca Juga: Mengungkap Fakta-fakta Perusahaan Barat di Lingkaran Sektor Migas Rusia

Menanggapi hal itu, Italia menyatakan "keadaan siaga" bisa saja diterapkan jika Rusia terus mengekang pasokannya gasnya, berdasarkan dua sumber pemerintah yang mengatakan kepada Reuters. Langkah semacam itu akan memicu serangkaian seruan penghematan serta pengetatan konsumsi.

Termasuk penjatahan gas kepada para pelaku industri tertentu berdasarkan kontrak yang ada, meningkatkan produksi di pembangkit listrik tenaga batu bara dan meminta impor gas dari pemasok lain. Seretnya pasokan gas Rusia diklaim oleh Moskow karena adanya kendala dalam perbaikan pipa gas Nord Stream 1 akibat sanksi Barat.

Eni SpA (Eni) adalah perusahaan raksasa energi yang berbasis di Italia dan bergerak dalam eksplorasi, pengembangan dan produksi hidrokarbon, penyediaan dan pemasaran gas, gas alam cair (LNG), pemurnian dan pemasaran produk minyak bumi, lalu produksi dan pemasaran petrokimia dasar, plastik dan elastomer hingga perdagangan komoditas.

Segmen perseroan meliputi Exploration & Production, Gas & Power, Refining & Marketing. Segmen Eksplorasi & Produksinya terlibat dalam eksplorasi minyak dan gas alam serta pengembangan dan produksi lapangan, serta operasi LNG di lebih dari 40 negara, termasuk Italia, Libya, Mesir, Norwegia, Inggris, Angola, Kongo, Nigeria, Amerika Serikat, Kazakhstan, Aljazair, Australia, Venezuela, Irak, Ghana, dan Mozambik.

Segmen Gas & Power-nya terlibat dalam pasokan, perdagangan dan pemasaran gas, LNG dan listrik, kegiatan transportasi gas internasional dan perdagangan komoditas dan derivatif.

Eni dianggap sebagai salah satu dari 7 perusahaan minyak 'superbesar' di dunia dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar USD36,08 miliar hingga tanggal 31 Desember 2020. Saat ini, Eni dikuasai pemerintah Italia yang memegang 30,33% saham dan 4,37% dipegang melalui Kementerian Keuangan.

Nama "ENI" awalnya merupakan akronim dari Ente Nazionale Idrocarburi (Dewan Hidrokarbon Nasional). Namun, beberapa tahun setelah didirikan, dewan tersebut telah beroperasi di sejumlah bidang, seperti kontraktor, tenaga nuklir, energi, pertambangan, bahan kimia dan plastik, permesinan distribusi dan pemurnian/ekstraksi, industri penyantunan, serta bahkan industri tekstil dan berita.

Pada tahun 2020, Eni menempati peringkat ke-113 dalam daftar Fortune Global 500 dan peringkat ke-24 dalam sektor energi. Pada daftar Forbes Global 2000 tahun 2020, Eni menempati peringkat ke-468.

Eni didirikan pada tahun 1953 dari perusahaan yang telah ada sebelumnya, yakni Agip, yang dibentuk pada tahun 1926 untuk mengeksplorasi ladang minyak serta mengakuisisi dan mengkomersialisasi minyak dan turunannya.

Baca Juga: Siapa Negara Penadah Gas Rusia Paling Banyak, Urutan Pertama Ada di Eropa

Selanjutnya Eni banyak melakukan kerja sama dengan perusahaan lain, dimana mulai tahun 1954, Eni mengakuisisi sejumlah hak eksplorasi di Afrika Utara. Lalu pada tahun 1957, Eni mengajukan perjanjian serupa, yang dikenal sebagai "formula Mattei", untuk diteken bersama Shah Persia, Mohammad Reza Pahlavi dan National Iranian Oil Company.[

Ketergantungan Italia terhadap gas Rusia diawali pada tahun 1960 atau selama Perang Dingin, dimana Eni meneken sebuah perjanjian dengan Uni Soviet untuk dapat mengimpor minyak mentah dari Rusia dengan harga murah.

Beberapa tahun kemudian, Eni meneken kontrak joint venture dengan sejumlah perusahaan asing agar dapat memasok minyak mentah dari Mesir ke Iran dan dari Libya ke Tunisia. Seterusnya Eni mengembangkan eksistensi internasionalnya di industri minyak.

Eni juga menjadi salah satu dari sederet perusahaan barat yang berada dalam lingkaran Migas Rusia. Dimana Eni dan Gazprom masing-masing memiliki 50% saham di pipa gas Blue Stream ke Turki.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Pertamina Patra Niaga-MEPS...
Pertamina Patra Niaga-MEPS Kerja Sama Perkuat Keandalan Operasional Kilang
Petrokimia Gresik Amankan...
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas hingga 2035, Perkuat Produksi Pupuk Nasional
Pertamina EP Sepakati...
Pertamina EP Sepakati Jual Beli Gas dengan Cikarang Listrindo dan PHR
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Proyek Tangguh UCC Rampungkan...
Proyek Tangguh UCC Rampungkan Jacket UBA dan Siap Dikirim ke Fakfak
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Italia Serukan Sanksi...
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved