Kolaborasi ABCG Sediakan Perumahan MBR di Kabupaten Kendal Jawa Timur
Jum'at, 26 Juni 2020 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Skema BSPS memungkinkan kelompok MBR untuk mengakses bantuan pembangunan rumah dengan syarat penerima bantuan sudah memiliki tanah hak milik. Pengadaan tanah inilah yang difasilitasi untuk mendapatkan kredit mikro tanpa agunan dari BTN.
Dengan kolaborasi ABCG, saat ini 63 keluarga yang berdomisili di Kendal yang berpenghasilan di bawah Rp2,6 juta per bulannya, sudah menempati kawasan perumahan baru di daerah Curugsewu yang diberi nama Perumahan Komunitas Curugsewu Asri. Dengan dana hibah PSBS Rp30 juta untuk pembangunan rumah dan Rp36 juta pinjaman KPR BTN untuk pembelian lahan mereka dapat memilik rumah tipe 36 di atas lahan 84 meter persegi.
Mereka tinggal mencicil sekitar Rp571 ribu per bulan selama 10 tahun. Keberhasilan ini mendorong Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Timur untuk memperluasan cakupan penerima manfaat di 6 kawasan berbeda dengan pendekatan yang sama.
Praktik baik yang merupakan pilot proyek di Kabupaten Kendal ini telah dikupas tuntas dalam webinar bertajuk Kolaborasi ABCG dalam Penyediaan Perumahan MBR Kabupaten Kendal yang berlangsung pada Kamis (25/6) dan disiarkan secara live di saluran YouTube POKJA PPAS.
Selain Noor Fauzie, tampil narasumber lain yaitu Kasubdit Perumahan, Direktorat Perkotaan, Perumahan dan Permukiman Bappenas Nurul Wajah Mujahid, Ahli Madya Direktorat Rumah Swadaya Kementerian PUPR Kresnariza Harahap, Kepala Pusat Riset Inclusive Housing and Urban Development Fakultas Teknik Undip Dr. Ing. Asnawi Manaf, serta Investor Relations and Research Devision Head Bank BTN Winang Budoyo.
Dengan kolaborasi ABCG, saat ini 63 keluarga yang berdomisili di Kendal yang berpenghasilan di bawah Rp2,6 juta per bulannya, sudah menempati kawasan perumahan baru di daerah Curugsewu yang diberi nama Perumahan Komunitas Curugsewu Asri. Dengan dana hibah PSBS Rp30 juta untuk pembangunan rumah dan Rp36 juta pinjaman KPR BTN untuk pembelian lahan mereka dapat memilik rumah tipe 36 di atas lahan 84 meter persegi.
Mereka tinggal mencicil sekitar Rp571 ribu per bulan selama 10 tahun. Keberhasilan ini mendorong Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Timur untuk memperluasan cakupan penerima manfaat di 6 kawasan berbeda dengan pendekatan yang sama.
Praktik baik yang merupakan pilot proyek di Kabupaten Kendal ini telah dikupas tuntas dalam webinar bertajuk Kolaborasi ABCG dalam Penyediaan Perumahan MBR Kabupaten Kendal yang berlangsung pada Kamis (25/6) dan disiarkan secara live di saluran YouTube POKJA PPAS.
Selain Noor Fauzie, tampil narasumber lain yaitu Kasubdit Perumahan, Direktorat Perkotaan, Perumahan dan Permukiman Bappenas Nurul Wajah Mujahid, Ahli Madya Direktorat Rumah Swadaya Kementerian PUPR Kresnariza Harahap, Kepala Pusat Riset Inclusive Housing and Urban Development Fakultas Teknik Undip Dr. Ing. Asnawi Manaf, serta Investor Relations and Research Devision Head Bank BTN Winang Budoyo.
(bon)
Lihat Juga :