Potensi Harta Karun Logam Tanah Jarang di Indonesia Dilirik Investor Asal AS

Rabu, 13 Juli 2022 - 14:48 WIB
loading...
Potensi Harta Karun...
Perusahaan asal Indonesia memenuhi undangan kunjungan kerja ke Miami - Florida untuk bertemu dengan investor AS dan membahas tentang bagaimana pemanfaatan harta karun Logam Tanah Jarang serta Thorium. Foto/Ilustrasi
A A A
MIAMI - Perusahaan asal Indonesia PT Bersahaja memenuhi undangan kunjungan kerja ke Miami - Florida guna bertemu dengan CEO PT Thorcon, Dave Devanney. Memenuhi undangan tersebut, CEO PT Bersahaja, Arbi Leo menerangkan, yang menjadi pembahasan yakni tentang bagaimana pemanfaatan ' harta karun ' Logam Tanah Jarang (Rear Earth Element) dan juga Thorium.

Sebagai informasi, Thorium merupakan salah satu mineral yang menjadi bahan baku pembangkit listrik tenaga nuklir . PT Thorcon adalah perusahaan yang akan berinvestasi untuk membangun PLTT tersebut di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga: Menggali Harta Karun di Lumpur Lapindo, Ada Logam Tanah Jarang hingga CRM!

Dalam pertemuan ini kedua CEO perusahaan tersebut saling bertukar informasi dan saling mendukung guna mempercepat visi dan misi perusahaaan keduanya, karena visi dan misi kedua perusahaan ini dapat membuat pesat kemajuan teknologi serta perkembangan dunia lndustri yang luar biasa di Indonesia bahkan bagi dunia.

Diketahui PT Thorcon juga telah siap berinvestasi sebesar Rp17 Triliun untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) yang akan membuat Indonesia memiliki potensi cadangan listrik tanpa batas untuk 1.000 tahun ke depan dan akan membuat terjadinya kemajuan bagi Revolusi Industri di Indonesia.

Investasi ini juga sudah dituangkan dalam MOU dengan Pemerintah Provinsi Kep. Bangka Belitung, sedangkan PT Bersahaja adalah perusahaan yang secara konsisten membangun berbagai hilirisasi industri mineral ikutan hingga sampai kepada pemanfaatan Logam Tanah Jarang yang juga terdapat mineral Thorium di dalamnya.

"Diharapkan dengan pertemuan kedua perusahaan terkemuka ini dapat segera membangun dan ikut mewujudkan kemajuan bagi perekonomian di Indonesia melalui pemanfaatan sumber daya alam yang sangat kaya dan belimpah yang selama ini tersimpan di dalam bumi ibu pertiwi sebagai harta harun terpendam untuk kemajuan Indonesia," terang Arbi Leo.

Baca Juga: Tanah Jarang (Rare Earth) dan Daya Tawar Diplomatik

Dalam kesempatan itu, Arbi Leo juga mengemukakan sebagai pengusaha asal Indonesia sangat senang bisa berdiskusi dengan seorang Dave Devanney yang mana menurutnya adalah seorang yang visioner. "Dan selalu mengutamakan dampak keramahan terhadap lingkungan dimana pun dia dan perusahaannya akan mengembangkan maupun mewujudkan usahanya, salah satunya dalam mewujudkan PLTT di Indonesia," bebernya.

Begitupun dengan Dave Devanney juga menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dapat bertemu Arbi Leo seorang pengusaha muda yang smart dan sangat care terhadap kemajuan negerinya lndonesia, karenanya lewat pertemuan ini semakin meyakinkan Dave untuk sesegera mungkin lewat dukungan pemerintah Indonesia dan semua pihak dapat mewujudkan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium di Indonesia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Hambat Investasi Sektor...
Hambat Investasi Sektor Energi, Bahlil Ancam Rumahkan ASN Kementerian ESDM
Andalkan Nuklir dan...
Andalkan Nuklir dan EBT, Prancis-Spanyol Lebih Kebal Hadapi Krisis Energi
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet TerbaikĀ 
Berita Terkini
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved