Perbanyak Infrastruktur Energi RI, Sri Mulyani Fokus Pensiunkan Pembangkit Batu Bara

Kamis, 14 Juli 2022 - 12:03 WIB
loading...
Perbanyak Infrastruktur...
Menkeu Sri Mulyani mengungkap rencana ambisiun pemerintah dalam mempercepat melakukan transisi energi di Indonesia. Foto/Dok
A A A
NUSA DUA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkap rencana pemerintah membentuk country platform energy transition mechanism yang akan menyusun kerangka pendanaan dan pembiayaan untuk melakukan transisi energi.

"Platform kontrol mekanisme transisi energi atau ETM ini adalah rencana ambisius yang memungkinkan peningkatan infrastruktur energi Indonesia dan mempercepat transisi energi bersih menuju emisi nol bersih," ujar Sri Mulyani saat membuka salah satu rangkaian G20 yaitu Sustainable Finance for Climate Transition Roundtable di Nusa Dua, Bali hari ini, Selasa (14/7/2022).

Baca Juga: RI Butuh Duit Rp3.500 Triliun Buat Kurangi Emisi, Sri Mulyani Sebut Negara Tak Kuat

Dia mengatakan, roundtable ini akan menggali lebih dalam soal isu dan peluang untuk keuangan berkelanjutan atau sustainable finance terkait dengan transisi iklim. Nantinya, platform ini akan menyusun perencanaan menonaktifkan pembangkit listrik batu bara yang menjadi fokus utama dalam transisi energi .

"Ini menjadi salah satu tindakan paling kritis untuk transisi ke ekonomi rendah karbon dan bahwa ETM dapat membantu dalam proses ini," ungkap Sri Mulyani.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Penyebab Inflasi RI Tak Setinggi Negara-negara G20

Platform dan transaksi terkait, sambung Sri Mulyani, akan diturunkan dari kerangka kebijakan yang lebih luas mengenai transisi energi yang adil untuk mencapai target yang telah ditentukan. Ke depannya, platform ini akan menyediakan pembiayaan yang diperlukan untuk mempercepat transisi energi nasional dengan memobilisasi sumber pendanaan komersial maupun non komersial secara berkelanjutan.

"Ini benar-benar tantangan teknis yang sangat menantang, tetapi juga tantangan finansial bagi kita semua," tambah Sri Mulyani.

Karena tantangannya besar, Mantan Direktur Bank Dunia itu mengatakan, bahwa pemerintah mengharapkan keterlibatan para investor, lembaga keuangan internasional untuk berkontribusi dalam proyek transisi energi. Semisal Bank Dunia, ADB, Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority (INA), Aliansi Keuangan Swasta Global, Aliansi Keuangan Glasgow, termasuk sektor swasta, filantropi dan bank pembangunan multilateral.

"Inilah yang kami sebut sebagai keuangan, determinasi, dan komitmen yang terbaur untuk dapat menghasilkan platform fun level yang dapat membiayai transisi secara berkelanjutan dengan cara yang terjangkau," tandas Sri Mulyani.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved