Mantul, Investor Milenial Kian Merangsek Pasar Modal
Jum'at, 26 Juni 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
"Di rentang 18 sampai 25 tahun bertumbuh hampir 3,5 kali dari angka di akhir 2016 atau lebih dari 338%. Selanjutnya, di usia antara 26 tahun sampai 30 tahun tumbuh lebih dari 2 kali," imbuhnya.
Sementara pada rentang usia 31-40 tahun tumbuh 113,85%. Sedangkan untuk usia 41 tahun ke atas masih mengalami pertumbuhan, namun jumlahnya relatif rendah.
"Segmen di atas 41 tahun bertumbuh, tapi lebih rendah dibanding usia bawahnya," beber Hasan.
Menurutnya, peningkatan jumlah investor milenial karena pihaknya sudah melakukan pendekatan aksesibilitas pada investor ritel yang berusia muda. Misalnya saja, dengan menggulirkan kampanye "Yuk Nabung Saham". Kemudian, menggandeng agen mitra untuk membuka rekening dengan jumlah saldo rekening awal yang sangat terjangkau.
"Yang sekarang dapat memulai di angka Rp100 ribu. Itu ternyata menarik investor usia muda untuk memulai di pasar modal kita, khususnya di pasar saham," tandasnya.
Sementara pada rentang usia 31-40 tahun tumbuh 113,85%. Sedangkan untuk usia 41 tahun ke atas masih mengalami pertumbuhan, namun jumlahnya relatif rendah.
"Segmen di atas 41 tahun bertumbuh, tapi lebih rendah dibanding usia bawahnya," beber Hasan.
Menurutnya, peningkatan jumlah investor milenial karena pihaknya sudah melakukan pendekatan aksesibilitas pada investor ritel yang berusia muda. Misalnya saja, dengan menggulirkan kampanye "Yuk Nabung Saham". Kemudian, menggandeng agen mitra untuk membuka rekening dengan jumlah saldo rekening awal yang sangat terjangkau.
"Yang sekarang dapat memulai di angka Rp100 ribu. Itu ternyata menarik investor usia muda untuk memulai di pasar modal kita, khususnya di pasar saham," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :