Mayoritas Warga Amerika Mulai Ancang-ancang Hadapi Kedatangan Resesi
Sabtu, 16 Juli 2022 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
"Ketika sesuatu yang mendasar bagi kehidupan sehari-hari banyak orang seperti harga gas dan tagihan bahan makanan menjadi sangat tinggi, itu benar-benar memiliki dampak besar pada cara orang melihat sesuatu," kata Schulz.
Lonjakan Inflasi
Data inflasi yang akan datang dapat semakin memicu kecemasan konsumen. Indeks Harga Konsumen, yang mengukur perubahan rata-rata harga dari waktu ke waktu untuk barang dan jasa tertentu, naik 8,6% pada Mei dari tahun sebelumnya dengan kenaikan tertinggi sejak 1981.
Data terbaru untuk bulan Juni dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu. "Kami memperkirakan beberapa hal utama, yang mencakup gas dan makanan akan sangat tinggi, terutama karena harga gas sangat tinggi pada bulan Juni," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre selama konferensi pers.
Namun, angka-angka Juni itu sudah ketinggalan zaman karena harga energi sejak itu turun secara substansial, katanya.
"Prioritas ekonomi nomor satu Presiden adalah mengatasi inflasi," ujar Jean-Pierre.
"Dan ke depan, ada sejumlah alasan mengapa kami memperkirakan harga tinggi itu akan mereda selama beberapa bulan mendatang," sambungnya.
Lonjakan Inflasi
Data inflasi yang akan datang dapat semakin memicu kecemasan konsumen. Indeks Harga Konsumen, yang mengukur perubahan rata-rata harga dari waktu ke waktu untuk barang dan jasa tertentu, naik 8,6% pada Mei dari tahun sebelumnya dengan kenaikan tertinggi sejak 1981.
Data terbaru untuk bulan Juni dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu. "Kami memperkirakan beberapa hal utama, yang mencakup gas dan makanan akan sangat tinggi, terutama karena harga gas sangat tinggi pada bulan Juni," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre selama konferensi pers.
Namun, angka-angka Juni itu sudah ketinggalan zaman karena harga energi sejak itu turun secara substansial, katanya.
"Prioritas ekonomi nomor satu Presiden adalah mengatasi inflasi," ujar Jean-Pierre.
"Dan ke depan, ada sejumlah alasan mengapa kami memperkirakan harga tinggi itu akan mereda selama beberapa bulan mendatang," sambungnya.
Lihat Juga :