4 Pengusaha Muslim Terkaya di Indonesia, Nomor 4 Putera Asli Dayak
Senin, 18 Juli 2022 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan penelusuran SINDOnews, Aksa Mahmud pernah masuk daftar 50 orang terkaya RI versi Forbes sejak tahun 2013 dengan jumlah kekayaan USD780 juta dan meningkat menjadi USD860 juta pada 2014.
Tahun 2019, Aksa Mahmud ada di urutan 44 orang terkaya di Indonesia versi Forbes dengan kekayaan mencapai USD710 juta atau setara Rp10,5 triliun dengan kurs saat ini. Namun, namanya terlempar dari senarai 50 orang terkaya pada 2020 hingga saat ini.
Selain piawai berbisnis, sosok pekerja keras ini juga sukses di ranah politik, di mana dia pernah menjabat Wakil Ketua MPR periode 2004-2009.
4. Abdul Rasyid
Abdul Rasyid dikenal sebagai juragan kayu dan juga pendiri perusahaan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Pengusaha asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu juga merupakan pemilik Citra Borneo Indah (CBI) Group yang membawahi SSMS dan PT Citra Borneo Utama (CBU).
Selain perkayuan dan kelapa sawit, taipan yang disebut-sebut sebagai putera asli Dayak terkaya ini juga mengelola peternakan sapi modern skala besar dan yayasan Abdul Rasyid Foundation.
Pada 2014, Abdul Rasyid menjadi pendatang baru di daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes, tepatnya di peringkat 41 dengan kekayaan USD805 juta atau sekira Rp9,9 triliun.
Namun, pada 2018 dia merosot ke peringkat 50 dan kekayaannya pun menyusut menjadi USD600 juta atau setara Rp8,7 triliun. Hingga akhirnya pada 2019, nama Abdul Rasyid tak lagi masuk daftar 50 orang terkaya di Tanah Air.
Tahun 2019, Aksa Mahmud ada di urutan 44 orang terkaya di Indonesia versi Forbes dengan kekayaan mencapai USD710 juta atau setara Rp10,5 triliun dengan kurs saat ini. Namun, namanya terlempar dari senarai 50 orang terkaya pada 2020 hingga saat ini.
Selain piawai berbisnis, sosok pekerja keras ini juga sukses di ranah politik, di mana dia pernah menjabat Wakil Ketua MPR periode 2004-2009.
4. Abdul Rasyid
Abdul Rasyid dikenal sebagai juragan kayu dan juga pendiri perusahaan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Pengusaha asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu juga merupakan pemilik Citra Borneo Indah (CBI) Group yang membawahi SSMS dan PT Citra Borneo Utama (CBU).
Selain perkayuan dan kelapa sawit, taipan yang disebut-sebut sebagai putera asli Dayak terkaya ini juga mengelola peternakan sapi modern skala besar dan yayasan Abdul Rasyid Foundation.
Pada 2014, Abdul Rasyid menjadi pendatang baru di daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes, tepatnya di peringkat 41 dengan kekayaan USD805 juta atau sekira Rp9,9 triliun.
Namun, pada 2018 dia merosot ke peringkat 50 dan kekayaannya pun menyusut menjadi USD600 juta atau setara Rp8,7 triliun. Hingga akhirnya pada 2019, nama Abdul Rasyid tak lagi masuk daftar 50 orang terkaya di Tanah Air.
(ind)
Lihat Juga :