BTN Sabet Penghargaan Best Asia’s Transformation Bank 2022
Senin, 18 Juli 2022 - 10:02 WIB
loading...
Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan, apresiasi dari pihak luar dalam hal ini Euromoney merupakan salah satu pengakuan yang akan menjadi pemicu semangat Bank BTN. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN meraih penghargaan sebagai Best Asia’s Transformation Bank tahun 2022 di ajang Euromoney Awards of Excellence 2022. Dalam ajang yang diselenggarakan oleh Euromoney, Majalah Ekonomi ternama di Eropa itu, Bank BTN dinilai telah menjalani transformasinya dengan baik dan fokus pada perluasan bisnis berbasis ekosistem perumahan.
Sebagai bank yang fokus pada perumahan di Indonesia, dengan KPR mencapai 89% dari portofolio kredit, Bank BTN bertindak sebagai akselerator Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah sejak tahun 2015 sebagai solusi dari backlog perumahan nasional yang diperkirakan mencapai 11,4 juta rumah.
Baca Juga: Singgung Daya Beli Kaum Muda, Sri Mulyani: Akhirnya Tinggal di Rumah Mertua
Menurut Euromoney, Bank BTN dinilai pada posisi yang tepat untuk menjadi mitra Pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan, tetapi peran tersebut sempat terhambat oleh Covid-19. Dimana pandemi mendisrupsi aktivitas ekonomi dan menurunkan daya beli masyarakat, mengurangi permintaan KPR dan kemampuan untuk membayar angsuran. Hal tersebut berdampak pada rasio kredit bermasalah dan ketatnya likuiditas serta naiknya biaya dana.
Euromoney mengapresiasi Bank BTN yang telah mencanangkan program transformasi dengan visi menjadi Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025. Dalam mewujudkan posisinya tersebut Bank BTN menjalankan setidaknya lima hal yaitu Repricing dana pihak ketiga dengan melakukan rekomposisi pendanaan yang lebih fokus ke dana murah, pengembangan produk tabungan baru.
Sebagai bank yang fokus pada perumahan di Indonesia, dengan KPR mencapai 89% dari portofolio kredit, Bank BTN bertindak sebagai akselerator Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah sejak tahun 2015 sebagai solusi dari backlog perumahan nasional yang diperkirakan mencapai 11,4 juta rumah.
Baca Juga: Singgung Daya Beli Kaum Muda, Sri Mulyani: Akhirnya Tinggal di Rumah Mertua
Menurut Euromoney, Bank BTN dinilai pada posisi yang tepat untuk menjadi mitra Pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan, tetapi peran tersebut sempat terhambat oleh Covid-19. Dimana pandemi mendisrupsi aktivitas ekonomi dan menurunkan daya beli masyarakat, mengurangi permintaan KPR dan kemampuan untuk membayar angsuran. Hal tersebut berdampak pada rasio kredit bermasalah dan ketatnya likuiditas serta naiknya biaya dana.
Euromoney mengapresiasi Bank BTN yang telah mencanangkan program transformasi dengan visi menjadi Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025. Dalam mewujudkan posisinya tersebut Bank BTN menjalankan setidaknya lima hal yaitu Repricing dana pihak ketiga dengan melakukan rekomposisi pendanaan yang lebih fokus ke dana murah, pengembangan produk tabungan baru.
Lihat Juga :