Penggunaan BBM Oktan Tinggi Sejalan dengan Target Pengurangan Emisi
Selasa, 19 Juli 2022 - 07:53 WIB
loading...
Setiap kendaraan memiliki standarisasi penggunaan BBM yang berbeda-beda. Namun idealnya, memang dengan menggunakan BBM RON tinggi seperti Pertamax series. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat disarankan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) berkualitas tinggi atau RON 92, seperti Pertamax series. Tujuannya, agar mesin kendaraan menjadi awet dan membuat emisi gas buang jadi rendah.
"Bahan bakar standar bisa disamakan dengan Pertamax, tentunya akan membuat emisi gas buang rendah, performa mesin baik dan awet," kata Dealer Technical Support Dept. Head. PT Toyota-Astra Motor, Didi Ahadi dalam keterangannya.
Baca Juga: Kenaikan Harga Minyak Momentum Gunakan BBM Berkualitas Tinggi
Bahkan menurut Didi, mobil bertipe Low Cost Green Car (LCGC) pun memiliki standar bahan bakar dengan RON92. Apalagi, kendaraan dengan harga terjangkau tersebut juga dirancang untuk ramah lingkungan karena emisinya rendah.
Namun kenyataannya kata Didi, banyak kendaraan LCGC yang justru diisi dengan BBM di bawah RON92. Karena pemakaian BBM yang tidak sesuai itulah, banyak kasus penurunan performa mesin, akibat kerak karbon yang menumpuk di ruang bakar.
"Ini yang mengakibatkan emisi menjadi tinggi dan timbulnya gejala knocking/ngelitik pada mesin. Selain berpotensi merusak mesin, juga membuat konsumsi BBM menjadi boros," kata Didi.
Dia menerangkan, setiap kendaraan memiliki standarisasi penggunaan BBM yang berbeda-beda. Namun idealnya, memang dengan menggunakan BBM RON tinggi seperti Pertamax series. Dengan BBM RON 92 ke atas, akan menghasilkan emisi yang rendah, performa yang baik, keawetan mesin, dan efisiensi bahan bakar.
"Bahan bakar standar bisa disamakan dengan Pertamax, tentunya akan membuat emisi gas buang rendah, performa mesin baik dan awet," kata Dealer Technical Support Dept. Head. PT Toyota-Astra Motor, Didi Ahadi dalam keterangannya.
Baca Juga: Kenaikan Harga Minyak Momentum Gunakan BBM Berkualitas Tinggi
Bahkan menurut Didi, mobil bertipe Low Cost Green Car (LCGC) pun memiliki standar bahan bakar dengan RON92. Apalagi, kendaraan dengan harga terjangkau tersebut juga dirancang untuk ramah lingkungan karena emisinya rendah.
Namun kenyataannya kata Didi, banyak kendaraan LCGC yang justru diisi dengan BBM di bawah RON92. Karena pemakaian BBM yang tidak sesuai itulah, banyak kasus penurunan performa mesin, akibat kerak karbon yang menumpuk di ruang bakar.
"Ini yang mengakibatkan emisi menjadi tinggi dan timbulnya gejala knocking/ngelitik pada mesin. Selain berpotensi merusak mesin, juga membuat konsumsi BBM menjadi boros," kata Didi.
Dia menerangkan, setiap kendaraan memiliki standarisasi penggunaan BBM yang berbeda-beda. Namun idealnya, memang dengan menggunakan BBM RON tinggi seperti Pertamax series. Dengan BBM RON 92 ke atas, akan menghasilkan emisi yang rendah, performa yang baik, keawetan mesin, dan efisiensi bahan bakar.
Lihat Juga :