Harga Minyak Mentah Mendidih, Erick Thohir Sindir Orang Kaya Doyan BBM Subsidi

Selasa, 19 Juli 2022 - 17:12 WIB
loading...
Harga Minyak Mentah...
Sejumlah nelayan mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan solar bersubsidi seharga Rp5.500 per liter dalam sebulan terakhir. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia kian memanas seiring konflik Rusia-Ukraina yang tak kunjung reda. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kenaikan harga minyak mentah di pasar global sangat luar biasa.

Per Senin (18/7/2022) harga minyak jenis brent ditutup di level USD106,27 per barel, naik 5,05% dibanding posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Erick mengaku dinamika harga minyak dunia berdampak besar pada Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Pertamina (Persero).

Meski begitu, dia memastikan pemerintah hadir untuk mengantisipasi kemungkinan yang muncul akibat gejolak harga minyak dunia ini.

Baca juga: Nelayan Wajib Dapat BBM Subsidi, Erick Thohir Singgung Solar Subsidi Dipakai Perusahaan

Salah satunya, memastikan harga BBM bersubsidi tidak dinaikkan, misalnya solar bersubsidi. Pemerintah memang menambah subsidi dan kompensasi energi tahun ini sebesar Rp350 triliun.

"Mohon maaf hari ini harga BBM di dunia itu lagi tinggi-tingginya Bapak-bapak, pemerintah sekarang sudah menyubsidi Rp350 triliun buat BBM dan listrik. (Kenaikan) harga ini luar biasa dengan adanya perang Rusia-Ukraina, katanya mau naik lagi USD200, tetapi Pak Presiden tetap meminta solar buat nelayan tidak naik," beber Erick, Selasa (19/7/2022).

Lantaran BBM disubsidi pemerintah, Erick mengingatkan agar pelaksanaannya tepat sasaran. Pasalnya, dia khawatir BBM bersubsidi justru dinikmati korporasi dan orang-orang kaya.

Baca juga: Sopir dan Kernet Truk Tangki Pertamina Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Cibubur

"Kalau pemerintah hadir kita juga harus introspeksi diri agar BBM tepat sasaran, nah wadahnya ada koperasi," tuturnya.

Dia pun menawarkan agar para nelayan atau petani membentuk sebuah koperasi. Tujuannya mempermudah pendataan yang dilakukan Pertamina untuk mendistribusikan solar bersubsidi.



"Koperasi tinggal bekerja sama dengan Pertamina memberikan solar yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak diambil lagi industri besar yang dipakai buat kegiatan korporasi. Akhirnya apa? Yang miskin tetap miskin, yang kaya dapat solar subsidi. Mau sampai kapan kita memperbaiki negara kita," tukasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Rekomendasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved