Inovasi Digital Pacu Kinerja SILO, LPKR Terimbas Positif
Rabu, 20 Juli 2022 - 17:29 WIB
loading...
PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) di sektor kesehatan, telah mengintegrasikan Sistem Informasi Rumah Sakit
A
A
A
JAKARTA - Dalam publikasi risetnya, Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyebutkan bahwa PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) di sektor kesehatan, telah mengintegrasikan Sistem Informasi Rumah Sakit yang mengelola beberapa fungsi penting, seperti manajemen penagihan, manajemen pasien, manajemen back office, dan sistem klinis.
Di samping itu, SILO sendiri menargetkan pertumbuhan pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi seluler MySiloam untuk terus meningkat pada 2022. Pada 2021, pemeriksaan pasien melalui MySiloam melesat 546% YoY (year on year), dan sejak awal 2022 akses pasien di MySiloam terus bertumbuh.
(Baca juga:Pendapatan Naik 18%, Kinerja Siloam Menguat)
Seperti diketahui, MySiloam memungkinkan pasien SILO untuk membuat janji dengan dokternya, baik itu secara konsultasi offline atau online melalui aplikasi. Selain itu, pasien dan dokter juga dapat mengakses catatan rekam medis sehingga proses penanganan dapat berkesinambungan.
Dengan berbagai strategi yang diterapkan, termasuk penetrasi digital melalui MySiloam, Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi SILO akan mampu membukukan pendapatan Rp8,128 triliun dan laba bersih Rp511 miliar pada 2022. Hal ini tentu saja berimbas positif terhadap LPKR sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan 57,9%.
Di samping itu, SILO sendiri menargetkan pertumbuhan pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi seluler MySiloam untuk terus meningkat pada 2022. Pada 2021, pemeriksaan pasien melalui MySiloam melesat 546% YoY (year on year), dan sejak awal 2022 akses pasien di MySiloam terus bertumbuh.
(Baca juga:Pendapatan Naik 18%, Kinerja Siloam Menguat)
Seperti diketahui, MySiloam memungkinkan pasien SILO untuk membuat janji dengan dokternya, baik itu secara konsultasi offline atau online melalui aplikasi. Selain itu, pasien dan dokter juga dapat mengakses catatan rekam medis sehingga proses penanganan dapat berkesinambungan.
Dengan berbagai strategi yang diterapkan, termasuk penetrasi digital melalui MySiloam, Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi SILO akan mampu membukukan pendapatan Rp8,128 triliun dan laba bersih Rp511 miliar pada 2022. Hal ini tentu saja berimbas positif terhadap LPKR sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan 57,9%.
Lihat Juga :