Mitra Driver Srikandi Gojek Bikin Sandiaga Uno Tersentuh di Forum Y20 G20
Kamis, 21 Juli 2022 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Suparti membuka dengan cerita awal mula bergabung menjadi mitra driver Gojek, layanan on-demand GOTO.
”Sejak 2017 saya bergabung jadi mitra driver Gojek. Saya jadi mitra Gojek karena suami saya lama berhenti bekerja. Saya ingin menopang keluarga saya terutama untuk masa depan anak saya,” terang Suparti mengisahkan seperti dirilis kanal resmi Y20 Indonesia.
Anak yang dimaksud Suparti adalah perempuan bernama Jassinta. Dia merasa harus terus mendukung pendidikannya terlebih, Jassinta termasuk anak pintar karena sejak SD sampai SMA selalu ranking tiga besar. ”Anak saya perlu pendidikan,” sambungnya.
Baca Juga: Ratusan Driver Gojek Sudah Pakai Motor Listrik, CEO Gojek: Tarif Sama
Jassinta yang juga penyandang disabilitas menjadi motivasi kuat bagi Suparti menjalani profesi mitra ojol di Gojek dengan penuh kegigihan dan dedikasi tinggi. Meskipun di awal, dia harus mampu melewati tantangan cukup berat karena harus multitasking sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja.
”Tantangan pertama karena saya ibu rumah tangga, saya harus bisa mengatur waktu. Harus tetap bisa meluangkan waktu buat anak juga. Awalnya sulit tapi akhirnya bisa menemukan celah untuk keseimbangannya,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta acara.
”Sejak 2017 saya bergabung jadi mitra driver Gojek. Saya jadi mitra Gojek karena suami saya lama berhenti bekerja. Saya ingin menopang keluarga saya terutama untuk masa depan anak saya,” terang Suparti mengisahkan seperti dirilis kanal resmi Y20 Indonesia.
Anak yang dimaksud Suparti adalah perempuan bernama Jassinta. Dia merasa harus terus mendukung pendidikannya terlebih, Jassinta termasuk anak pintar karena sejak SD sampai SMA selalu ranking tiga besar. ”Anak saya perlu pendidikan,” sambungnya.
Baca Juga: Ratusan Driver Gojek Sudah Pakai Motor Listrik, CEO Gojek: Tarif Sama
Jassinta yang juga penyandang disabilitas menjadi motivasi kuat bagi Suparti menjalani profesi mitra ojol di Gojek dengan penuh kegigihan dan dedikasi tinggi. Meskipun di awal, dia harus mampu melewati tantangan cukup berat karena harus multitasking sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja.
”Tantangan pertama karena saya ibu rumah tangga, saya harus bisa mengatur waktu. Harus tetap bisa meluangkan waktu buat anak juga. Awalnya sulit tapi akhirnya bisa menemukan celah untuk keseimbangannya,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta acara.
Lihat Juga :