Upaya Meningkatkan Kompetensi Pekerja Perempuan di Sektor Perikanan
Sabtu, 14 Oktober 2023 - 16:38 WIB
loading...
Kemampuan pekerja perempuan sektor perikanan terus ditingkatkan. Foto/Ilustrasi/wbaltv
A
A
A
JAKARTA - Perempuan dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam industri kelautan dan perikanan di Indonesia. Perempuan mewakili 42% angkatan kerja di sektor tersebut.
Baca juga: 7 Ciri Wanita Pengikut Dajjal, Suka Pamer hingga Terang-terangan Mengaku Murtad
Melihat angka ini, Aruna (integrated fisheries commerce di Indonesia) berkomitmen untuk memberdayakan perempuan pesisir dengan mengajak mereka untuk bergabung sebagai Aruna Picker. Di Aruna Hub yang terletak di Kendari, Herliana adalah salah seorang di antaranya.
Sebagai seorang single parent, Herliana menghidupi empat orang anak dengan menjadi Picker Aruna. Di Aruna Hub Kendari, Herliana membantu Aruna untuk mengupas, menyortir, dan mengelompokkan grade komoditas tangkapan Nelayan Aruna, misalnya kepiting rajungan.
Aruna secara reguler melakukan banyak program pelatihan bagi para Aruna Picker yang diisi oleh tim quality control (QC) Aruna dan beberapa picker profesional yang telah ditunjuk oleh Aruna.
"Kami diberi pelatihan teknis mengenai cara mengupas rajungan, apa saja yang perlu diperhatikan saat kami melakukannya. Misalnya, kami tidak diperkenankan untuk memakai make up, perhiasan. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kontaminasi pada komoditas yang kami olah. Pada akhirnya, hasil sortiran kami akan diproses lebih lanjut di pabrik yang memiliki standar yang jauh lebih ketat lagi," kata Herlina dikutip Sabtu (14/10/2023).
Utari Octavianty, Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna, menyatakan, pelatihan itu meliputi QC. Memahami bahwa QC merupakan salah satu faktor yang sangat krusial untuk dijaga, Aruna mengajarkan standar-standar yang harus Aruna Picker penuhi untuk tetap menjaga kualitas dari berbagai komoditas yang mereka handle.
Baca juga: 7 Ciri Wanita Pengikut Dajjal, Suka Pamer hingga Terang-terangan Mengaku Murtad
Melihat angka ini, Aruna (integrated fisheries commerce di Indonesia) berkomitmen untuk memberdayakan perempuan pesisir dengan mengajak mereka untuk bergabung sebagai Aruna Picker. Di Aruna Hub yang terletak di Kendari, Herliana adalah salah seorang di antaranya.
Sebagai seorang single parent, Herliana menghidupi empat orang anak dengan menjadi Picker Aruna. Di Aruna Hub Kendari, Herliana membantu Aruna untuk mengupas, menyortir, dan mengelompokkan grade komoditas tangkapan Nelayan Aruna, misalnya kepiting rajungan.
Aruna secara reguler melakukan banyak program pelatihan bagi para Aruna Picker yang diisi oleh tim quality control (QC) Aruna dan beberapa picker profesional yang telah ditunjuk oleh Aruna.
"Kami diberi pelatihan teknis mengenai cara mengupas rajungan, apa saja yang perlu diperhatikan saat kami melakukannya. Misalnya, kami tidak diperkenankan untuk memakai make up, perhiasan. Ini dilakukan untuk menghindari adanya kontaminasi pada komoditas yang kami olah. Pada akhirnya, hasil sortiran kami akan diproses lebih lanjut di pabrik yang memiliki standar yang jauh lebih ketat lagi," kata Herlina dikutip Sabtu (14/10/2023).
Utari Octavianty, Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna, menyatakan, pelatihan itu meliputi QC. Memahami bahwa QC merupakan salah satu faktor yang sangat krusial untuk dijaga, Aruna mengajarkan standar-standar yang harus Aruna Picker penuhi untuk tetap menjaga kualitas dari berbagai komoditas yang mereka handle.
Lihat Juga :