Pajak Karbon Kembali Ditunda, Seberapa Mendesak untuk Diterapkan?
Sabtu, 23 Juli 2022 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
“Kita perlu mengapresiasi langkah awal pemerintah Indonesia dalam mengimplementasikan pertumbuhan ekonomi hijau, salah satunya dengan adanya penerapan pajak karbon kepada sektor yang menghasilkan emisi gas rumah kaca," ujar CEO Grant Thornton, Johanna Gani.
Namun menurutnya penerapan pajak karbon harus dilakukan dengan perencanaan dan kalkulasi yang matang sehingga dapat meminimalisir dampak negatif seperti inflasi. Penerapan pajak karbon terang Johanna, dapat menimbulkan potensi kenaikan harga energi seperti BBM (Bahan Bakar Minyak) maupun listrik dengan bertambahnya ongkos produksi.
“Edukasi terkait pentingnya pajak karbon juga perlu diberikan secara berkelanjutan oleh pemerintah, terutama terkait risiko perubahan iklim terhadap masyarakat. Sehingga nantinya, ketika pemerintah menerapkan pajak karbon secara penuh, masyarakat dapat menerima dengan baik,” tutup Johanna.
Namun menurutnya penerapan pajak karbon harus dilakukan dengan perencanaan dan kalkulasi yang matang sehingga dapat meminimalisir dampak negatif seperti inflasi. Penerapan pajak karbon terang Johanna, dapat menimbulkan potensi kenaikan harga energi seperti BBM (Bahan Bakar Minyak) maupun listrik dengan bertambahnya ongkos produksi.
“Edukasi terkait pentingnya pajak karbon juga perlu diberikan secara berkelanjutan oleh pemerintah, terutama terkait risiko perubahan iklim terhadap masyarakat. Sehingga nantinya, ketika pemerintah menerapkan pajak karbon secara penuh, masyarakat dapat menerima dengan baik,” tutup Johanna.
(akr)
Lihat Juga :