Inflasi di Atas Target, BI Beri Sinyal Naikkan Suku Bunga Acuan

Senin, 25 Juli 2022 - 17:36 WIB
loading...
Inflasi di Atas Target,...
Bank Indonesia memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga acuan menyusul angka inflasi yang terus meningkat. FOTO/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga acuan menyusul angka inflasi yang terus meningkat. Saat ini, angka inflasi tahunan nasional telah di atas 4,5% dari target inflasi tahun ini sebesar 3%.

"Ada potensi kenaikan inflasi dari sisi demand. Makanya kemungkinan kami mau tidak mau akan menaikkan suku bunga," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo dalam acara Policy Dialogue dengan tema Kebijakan Bank Indonesia Merespon Tantangan Global, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Senin (25/7/2022).

Baca Juga: Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%

Kendati begitu, Dody belum menyebutkan besaran kenaikan suku bunga yang akan dikoreksi Bank Indonesia menyikapi potensi inflasi yang terus naik. Saat ini, BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%. Sedangkan suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25% per 23 Jun 2022.

Terkait kapan BI akan melakukan koreksi suku bunga, Dody mengaku akan disesuaikan dengan kondisi dan pergerakan ekonomi yang terjadi dalam beberapa waktu ke depan. "Naiknya, kapan?, tinggal kami cari momennya kapan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Rekomendasi
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Bahlil Beri Sinyal Ojek...
Bahlil Beri Sinyal Ojek Online Tak Dapat BBM Subsidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved