PTPN Group Distribusikan 40 Ribu Ton Minyak Goreng Murah di Semester I 2022
Selasa, 26 Juli 2022 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, PTPN Group juga menggelar operasi pasar untuk menyediakan minyak goreng murah di seluruh Indonesia. PTPN yang berada di wilayah Sumatra bagian utara dan Riau yaitu PTPN I, PTPN II, PTPN III, PTPN IV dan PTPN V telah menggelar operasi pasar minyak goreng sejak Januari 2022 yang lalu. Masyarakat menyambut antusias acara ini, karena harga minyak goreng curah hanya Rp13.000 per liter, berada di bawah harga pasar.
"Alhamdulillah, meskipun harus mengantre, senang bisa mendapat minyak goreng murah. Kualitasnya saya lihat ini setara yang kemasan," ujar Kamsiah, salah seorang penerima.
Program operasi pasar minyak goreng murah ini juga bertujuan menjaga keberlangsungan UMKM. Andri, seorang pedagang pecel lele di Pekanbaru, Riau, antusias dan bersyukur karena pemerintah bersama PTPN Group mampu menyediakan minyak goreng dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.
“Kegiatan ini sangat membantu usaha saya. Lewat operasi pasar ini, kebutuhan minyak goreng, setidaknya untuk 3 hari ke depan sudah tersedia,” ujar Andri.
Abdul Ghani menambahkan, PTPN Group memiliki kewajiban moral untuk menyediakan komoditas pangan strategis. Langkah produksi, distribus dan operasi pasar minyak goreng akan terus digencarkan hingga harga minyak goreng di pasar stabil.
"Manajemen menyadari, sebagai perusahaan BUMN, Holding Perkebunan Nusantara tidak 100% berorientasi bisnis dan komersial. Perusahaan juga memiliki kewajiban untuk mengelola seluruh kekayaan alam, demi menyejahterakan seluruh anak bangsa," jelas Ghani.
"Alhamdulillah, meskipun harus mengantre, senang bisa mendapat minyak goreng murah. Kualitasnya saya lihat ini setara yang kemasan," ujar Kamsiah, salah seorang penerima.
Program operasi pasar minyak goreng murah ini juga bertujuan menjaga keberlangsungan UMKM. Andri, seorang pedagang pecel lele di Pekanbaru, Riau, antusias dan bersyukur karena pemerintah bersama PTPN Group mampu menyediakan minyak goreng dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.
“Kegiatan ini sangat membantu usaha saya. Lewat operasi pasar ini, kebutuhan minyak goreng, setidaknya untuk 3 hari ke depan sudah tersedia,” ujar Andri.
Abdul Ghani menambahkan, PTPN Group memiliki kewajiban moral untuk menyediakan komoditas pangan strategis. Langkah produksi, distribus dan operasi pasar minyak goreng akan terus digencarkan hingga harga minyak goreng di pasar stabil.
"Manajemen menyadari, sebagai perusahaan BUMN, Holding Perkebunan Nusantara tidak 100% berorientasi bisnis dan komersial. Perusahaan juga memiliki kewajiban untuk mengelola seluruh kekayaan alam, demi menyejahterakan seluruh anak bangsa," jelas Ghani.
Lihat Juga :