Indonesia Rentan Dihantam Perubahan Iklim, Sri Mulyani Waspada
Rabu, 27 Juli 2022 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Ekosistem laut pun, sebut dia, juga terancam. Naiknya permukaan air laut berpotensi mendorong punahnya terumbu karang, rumput laut, mangrove, biodiversitas kelautan, dan ekosistem laut. Bahkan, kualitas kesehatan pun juga bisa berkurang.
Hal ini mengingat adanya banjir yang menyebabkan penyebaran penyakit melalui media air dan kematian akibat tenggelam. Temperatur yang terus meningkat juga berpotensi menimbulkan kematian akibat gelombang panas.
"Kelangkaan pangan juga patut diwaspadai, karena perubahan terhadap produksi bioma dan ekosistem bisa menimbulkan kelangkaan pangan bagi semua makhluk hidup," bebernya.
Bukan hanya itu, Sri pun menegaskan bahwa perubahan iklim dapat meningkatkan risiko ancaman bencana hidrometeorologis yang sekarang berkontribusi terhadap 80% bencana alam yang terjadi di Indonesia. "Potensi kerugian ekonomi Indonesia juga bisa mencapai 0,66 hingga 3,45% GDPP di 2030," pungkasnya.
Hal ini mengingat adanya banjir yang menyebabkan penyebaran penyakit melalui media air dan kematian akibat tenggelam. Temperatur yang terus meningkat juga berpotensi menimbulkan kematian akibat gelombang panas.
"Kelangkaan pangan juga patut diwaspadai, karena perubahan terhadap produksi bioma dan ekosistem bisa menimbulkan kelangkaan pangan bagi semua makhluk hidup," bebernya.
Bukan hanya itu, Sri pun menegaskan bahwa perubahan iklim dapat meningkatkan risiko ancaman bencana hidrometeorologis yang sekarang berkontribusi terhadap 80% bencana alam yang terjadi di Indonesia. "Potensi kerugian ekonomi Indonesia juga bisa mencapai 0,66 hingga 3,45% GDPP di 2030," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :