Anggaran BBM Berpotensi Ditambah, Pemerintah Pantau Fluktuasi Harga Minyak
Kamis, 28 Juli 2022 - 10:08 WIB
loading...
Anggaran BBM berpotensi ditambah. Ilustrasi Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan pemerintah menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) terjaga untuk masyarakat.
"Pertama kami jaga pasokan, kedua kami laksanakan peraturan ini sesuai dengan revisi (Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014)," kata Arifin dalam acara Forum Kapasitas Nasional II-2022 l, dikutip Kamis (28/7/2022).
Jika nantinya kuota BBM subisidi yang telah ditetapkan jebol, pihaknya memastikan telah ada hitungan terkait data kuota yang tidak tertampung.
Baca juga: Tahan Harga BBM, Listrik hingga Gas Engga Naik, Sri Mulyani Tombok Rp350 Triliun
Sementara itu mengenai potensi penambahan anggaran untuk BBM, Arifin mengatakan hal tersebut bergantung pada harga minyak dunia yang saat ini masih mengalami fluktuasi.
"Kami harus lihat fluktuasi dari harga minyak dunia karena kan masih fluktuatif yang tertinggi pernah USD117 per barel, tapi kemarin sudah turun sedikit di atas USD100. Kemarin juga sudah disampaikan bahwa Rusia dan Ukraina sepakat untuk mengamankan pasokan gandum dan pupuk, kami harap juga ke depan mudah-mudahan migas juga demikian," paparnya.
Baca juga: Harga BBM Terus Naik, Motor Listrik Kian Dilirik
"Pertama kami jaga pasokan, kedua kami laksanakan peraturan ini sesuai dengan revisi (Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014)," kata Arifin dalam acara Forum Kapasitas Nasional II-2022 l, dikutip Kamis (28/7/2022).
Jika nantinya kuota BBM subisidi yang telah ditetapkan jebol, pihaknya memastikan telah ada hitungan terkait data kuota yang tidak tertampung.
Baca juga: Tahan Harga BBM, Listrik hingga Gas Engga Naik, Sri Mulyani Tombok Rp350 Triliun
Sementara itu mengenai potensi penambahan anggaran untuk BBM, Arifin mengatakan hal tersebut bergantung pada harga minyak dunia yang saat ini masih mengalami fluktuasi.
"Kami harus lihat fluktuasi dari harga minyak dunia karena kan masih fluktuatif yang tertinggi pernah USD117 per barel, tapi kemarin sudah turun sedikit di atas USD100. Kemarin juga sudah disampaikan bahwa Rusia dan Ukraina sepakat untuk mengamankan pasokan gandum dan pupuk, kami harap juga ke depan mudah-mudahan migas juga demikian," paparnya.
Baca juga: Harga BBM Terus Naik, Motor Listrik Kian Dilirik
Lihat Juga :