Kalla Startup Hunt Seri ke-3 Bahas Peluang Bisnis Sektor Transportasi dan Logistik

Kamis, 28 Juli 2022 - 21:35 WIB
loading...
Kalla Startup Hunt Seri...
Suasana Startup Hunt 7 Mega Ecosystem of Kalla Group seri ketiga di Bikin-Bikin Creative Hub Nipah Park, Kamis (28/7/2022). Foto: istimewa
A A A
MAKASSAR - Startup Hunt 7 Mega Ecosystem of Kalla Group telah memasuki seri ketiga. Kali ini workshop tersebut mengusung tema "Kolaborasi Ekosistem Transportasi & Logistik Aktif Bersama Maju Bersama" yang kembali digelar di Bikin-Bikin Creative Hub Nipah Park, Kamis (28/7/2022).

CEO Kalla Transport & Logistics, Andi Muhammad Gunawan, mengatakan, startup menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis saat ini. Tiga hal yang dibutuhkan pelaku startup ialah diferensiasi produk baru, membuka area baru dan tentunya memiliki database customer yang kuat.

Baca juga:Yayasan Hadji Kalla Gandeng ARC Banda Aceh Latih UMKM dan Petani Nilam

"Pada Kalla Transport & Logistics, ada banyak bagian yang dapat kita kolaborasikan. Di logistik laut, saat ini kita punya kapal RoRo dan tugboat. Kita memang kuatnya di sini dengan layanan integrated logistics," ungkapnya.

Gunawan menjelaskan, hampir seluruh brand kendaraan roda empat yang dikirim dari Jakarta ke Sulawesi dan Kalimantan didistribusikan oleh Kalla Transport & Logistics. Pada storage logistic, customer juga tak perlu memikirkan stock yard karena pada layanan Kalla Transport & Logistics juga sudah tersedia. Selain itu, ada pula fasilitas warehouse hingga cold storage.

Kemudian, pada land losgitic, layanan yang tersedia, mulai dari car carrier, towing, self drive hingga racking container. Selain itu, ada pula layanan trucking hingga travel logistic.

"Kalau melihat City of Kalla Transport & Logistics memang ramai banget. Pada bisnis transport, ada fleet rent, retail rent, fleet management system dan used car. Khusus rental, kita memang lebih banyak ke model B2C sampai 80%," sebut Gunawan.

Baca juga:Kalla Beton Kembangkan Inovasi Produk Semen Instan

Chief Strategy & Technology Officer Kalla Group, Achmad Soegiarto, mengatakan, ekosistem transportasi dan logistik memang sangat menarik untuk dilirik. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah budaya digital pada bisnis tersebut ternyata masih minim.

"Berdasarkan riset yang kami dapatkan ialah sebesar 38% tantangan bisnis transportasi dan logistik masih terkendala modal untuk beralih ke digital. Logistik ini memang merupakan peluang dan tantangan. Yang kita pikirkan adalah jangan sampai platform-nya yang bikin orang dari luar lagi. Jadi, kita harus cepat," ungkap Achmad Soegiarto.

Pada workshop series ini, Kalla juga menghadirkan salah satu local hero startup, Founder Helper Indonesia, Abdur Razak A. Ia menjelaskan, Helper Indonesia memiliki konsep bisnis mempertemukan orang yang membutuhkan bantuan dan orang yang siap membantu. Profil mitranya berbagai macam, dari mahasiswa hingga pekerja yang memiliki jadwal shifting di kantornya.

Baca juga:Kalla Aspal Benahi Jalan di Sekitar Operasi Kerja

Beragam orderan yang diperoleh Helper Indonesia, mulai dari pengiriman barang, membantu packaging hingga belanja. "Orderan yang kami terima mencapai 150 per hari. Saat ini kita memang fokus pada model B2C, tetapi kita juga mulai merancang model B2B pada bisnis logistik," ungkap Razak.

Adapun deretan narasumber lainnya ialah Imam Sedayu selaku COO SiCepat, Dika Maheswara selaku CEO Maheswara, Anthony Amni selaku Head of Territory AWS Indonesia hingga Yuswo Hadi selaku Managing Partner Inventure. Mereka pun telah membagikan berbagai peluang bisnis yang bisa dilirik pada sektor transportasi dan logistik.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
MPMRent Perkuat Green...
MPMRent Perkuat Green Mobility lewat Layanan Transportasi Terintegrasi
KAI Logistik Ekspansi...
KAI Logistik Ekspansi Angkutan CPO, Target 200.000 Ton per Tahun
KP Cargo Tawarkan Skema...
KP Cargo Tawarkan Skema Tarif Nego Pengiriman Logistik di Atas 1 Ton
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
Rekomendasi
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Infografis
3 Kelebihan DeepSeek...
3 Kelebihan DeepSeek dibanding ChatGPT dan Meta AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved