Babak Belur Dihantam Perang, Ukraina Sibuk Cari Pinjaman ke IMF

Jum'at, 29 Juli 2022 - 08:43 WIB
loading...
A A A
Bos bank sentral mengatakan, program baru harus memberikan langkah-langkah yang akan membantu menstabilkan ekonomi. Sehingga dapat memastikan kembalinya kondisi sebelum perang, seperti nilai tukar yang fleksibel, tidak ada batasan di pasar mata uang, penurunan kredit bermasalah di sektor perbankan dan kebijakan fiskal yang seimbang.

Pinjaman terbaru IMF ke Ukraina adalah dukungan pembiayaan darurat senilai USD1,4 miliar yang disepakati pada bulan Maret - setara dengan 50% dari kuota negara dalam dana tersebut.

Secara terpisah, Kiev saat ini juga sedang dalam pembicaraan dengan kreditor internasionalnya mengenai pembekuan pembayaran utang untuk meredakan krisis likuiditasnya. Pada hari Selasa, perusahaan energi Ukraina Naftogaz telah menjadi entitas pemerintah pertama di negara itu yang gagal bayar sejak dimulainya invasi Rusia.

"Saya berharap Naftogaz, bersama dengan kementerian keuangan Ukraina, bahwa mereka akan menemukan solusi. Konsekuensi (dari default) semata-mata berkaitan dengan Naftogaz," kata Shevchenko.

Kesepakatan Biji-bijian

Bank sentral Ukraina sudah memiliki kesepakatan USD1 miliar dengan bank sentral Polandia.

Beberapa keringanan pada pendapatan devisa dan likuiditas juga akan datang dari kesepakatan yang disepakati minggu lalu antara Moskow dan Kiev yang memungkinkan perjalanan aman untuk pengiriman biji-bijian masuk dan keluar dari pelabuhan Ukraina, yang diblokade oleh Rusia sejak invasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Senator: Tambahan Penerima...
Senator: Tambahan Penerima Bantuan Pangan Harus Diiringi Penguatan Data dan Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Berita Terkini
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved