BUMN Disebut Punya Banyak Tunggakan, Erick Thohir: Utang Produktif, Bukan Koruptif
Sabtu, 30 Juli 2022 - 22:33 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir geram lantaran perusahaan pelat merah disebut-sebut banyak utang . Padahal, pinjaman perseroan negara merupakan utang produktif.
Pada 2021, utang BUMN mencapai Rp1.537 triliun. Lalu, modalnya tercatat di angka Rp4.400 triliun. Presentase ini dinilai Erick bila BUMN masuk kategori perusahaan yang sehat. Sementara, rasio utang BUMN dibandingkan modal menurun signifikan saat ini. Penurunannya dari 39% menjadi 35%.
Menurut dia, utang seyogyanya tidak dipersepsikan sebagai pinjaman yang buruk, terutama jika utang digunakan sebagai modal bisnis dan operasional perusahaan.
Baca juga: Laba Bank BUMN Melejit, Erick Thohir: Berkat Transformasi dan Digitalisasi
Dia menyontohkan pendanaan yang diberikan bank BUMN untuk UMKM dan Ultra Mikro. Pinjaman tersebut masuk kategori utang produktif bila dialokasikan untuk usaha. Oleh karena itu, Erick menilai utang tidak selamanya buruk.
Pada 2021, utang BUMN mencapai Rp1.537 triliun. Lalu, modalnya tercatat di angka Rp4.400 triliun. Presentase ini dinilai Erick bila BUMN masuk kategori perusahaan yang sehat. Sementara, rasio utang BUMN dibandingkan modal menurun signifikan saat ini. Penurunannya dari 39% menjadi 35%.
Menurut dia, utang seyogyanya tidak dipersepsikan sebagai pinjaman yang buruk, terutama jika utang digunakan sebagai modal bisnis dan operasional perusahaan.
Baca juga: Laba Bank BUMN Melejit, Erick Thohir: Berkat Transformasi dan Digitalisasi
Dia menyontohkan pendanaan yang diberikan bank BUMN untuk UMKM dan Ultra Mikro. Pinjaman tersebut masuk kategori utang produktif bila dialokasikan untuk usaha. Oleh karena itu, Erick menilai utang tidak selamanya buruk.
Lihat Juga :