Jadi Pahlawan Digital, Generasi Muda Harus Produktif dan Inovatif

Sabtu, 30 Juli 2022 - 22:32 WIB
loading...
Jadi Pahlawan Digital,...
Generasi muda harus produktif dan kreatif di era digital, misalnya berjualan tanaman secara online. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Generasi muda sebagai ‘pahlawan digital’ mengemban tugas yang tidak ringan. Pasalnya, sebagai generasi yang melek digital harus bisa memanfaatkan teknologi digital ini untuk hal-hal produktif dan bermanfaat untuk dirinya maupun masyarakat.

Dalam webinar bertema “Menjadi Netizen Cerdas dan Berakhlak Mulia di Era Digital”, Selasa (26/7), Kabid Humas dan Kerjasama RTIK Jambi Arif Setiadi mengatakan, generasi muda pada era digital punya banyak kesempatan untuk melakukan inovasi, baik pada bidang teknologi maupun ilmu pengetahuan.

Di era digital ini, kata dia, pemuda berperan sebagai agen perubahan, kontrol sosial, penguat moral, penjaga nilai, dan juga sebagai penerus bangsa.

“Generasi muda sebagai agen perubahan karena pemuda lah yang bisa memberikan fenomena dan pendampingan agar masyarakat sekitar bisa kembali berbudaya, tidak kebablasan,” ujarnya, dikutip Sabtu (30/7/2022).

Terkait digitalisasi, dosen Pelita Raya Institute itu menyebut generasi muda sebagai pahlawan digital. Untuk itu, para pemuda memiliki beberapa tugas untuk selalu belajar dan membiasakan diri dengan teknologi digital untuk berkarya, berinovasi, bekerja, dan juga berbisnis.

Namun, penggunaan dan pemanfaatan teknologi juga harus dilakukan dengan bijak agar tidak menggerus norma dan budaya.

“Budaya hari ini benar-benar tergerus, apalagi terkait pandemi bahwa budaya ngobrol dan berinteraksi sudah tergerus karena anak muda milenial saat ini cenderung berkomunikasi lewat digital. Sopan santun juga menurun. Banyak teknologi saat ini yang bisa menghasilkan uang, tapi perhatikan juga dampak negatifnya agar tidak tumbuh berakar dalam diri kita,” tuturnya dalam webinar yang ditujukan untuk komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Berita Terkini
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved