Emiten Distribusi Bahan Kimia Ini Konsisten Jaga Kinerja di Awal 2022
Minggu, 31 Juli 2022 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kandungan Bahan Kimia Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki
Eurike menambahkan, perseroan akan tetap berfokus pada industri-industri utama seperti makanan dan minuman, pengelolaan air, dan personal home care. LTLS juga berupaya untuk memperbarui teknologi, melakukan pengembangan produk dan pengembangan pasar.
"Meski tantangan resesi global, inflasi dan suku bunga tinggi, kami optimis Lautan Luas mampu mencapai target kinerja," jelas Eurike
Rekomendasi Analis
Analis Investindo Nusantara Sekuritas, Pandhu Dewanto menambahkan, kinerja topline maupun bottomline Lautan Luas pada kuartal II-2022 menunjukkan hasil yang sangat positif. Kondisi pandemi yang semakin baik dan semakin pulihnya aktivitas ekonomi menjadi faktor utama peningkatan kinerja segmen distribusi, dimana semester pertama ini tumbuh mencapai 37,8% dibanding tahun lalu.
"Selain itu struktur permodalan perseroan juga semakin sehat dimana rasio hutang yang terus menurun, tercatat rasio net debt to equity saat ini hanya sekitar 0,46x," kata Pandhu.
Pandhu menambahkan, beban utang yang relatif rendah menjadikan perseroan relatif aman ketika menghadapi potensi kontraksi ekonomi di masa mendatang, yang secara global sudah mulai terusik dengan tingginya tingkat inflasi yang memicu para bank sentral menaikkan suku bunga.
Eurike menambahkan, perseroan akan tetap berfokus pada industri-industri utama seperti makanan dan minuman, pengelolaan air, dan personal home care. LTLS juga berupaya untuk memperbarui teknologi, melakukan pengembangan produk dan pengembangan pasar.
"Meski tantangan resesi global, inflasi dan suku bunga tinggi, kami optimis Lautan Luas mampu mencapai target kinerja," jelas Eurike
Rekomendasi Analis
Analis Investindo Nusantara Sekuritas, Pandhu Dewanto menambahkan, kinerja topline maupun bottomline Lautan Luas pada kuartal II-2022 menunjukkan hasil yang sangat positif. Kondisi pandemi yang semakin baik dan semakin pulihnya aktivitas ekonomi menjadi faktor utama peningkatan kinerja segmen distribusi, dimana semester pertama ini tumbuh mencapai 37,8% dibanding tahun lalu.
"Selain itu struktur permodalan perseroan juga semakin sehat dimana rasio hutang yang terus menurun, tercatat rasio net debt to equity saat ini hanya sekitar 0,46x," kata Pandhu.
Pandhu menambahkan, beban utang yang relatif rendah menjadikan perseroan relatif aman ketika menghadapi potensi kontraksi ekonomi di masa mendatang, yang secara global sudah mulai terusik dengan tingginya tingkat inflasi yang memicu para bank sentral menaikkan suku bunga.
Lihat Juga :