Cetak Laba Terbaik Sepanjang Sejarah, Menteri BUMN Apresiasi BNI
Minggu, 31 Juli 2022 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Naik Pangkat, Mantan Ajudan Jokowi Resmi Bintang 3
Akselerasi penyaluran kredit ini menjadikan pembiayaan ke segmen Korporasi Swasta yang tumbuh 14,7% (YoY) menjadi Rp205,3 triliun; segmen large commercial yang tumbuh 31,2% (YoY) menjadi Rp48,5 triliun; segmen small juga tumbuh 10,2% (yoy) dengan nilai kredit Rp100,2 triliun. Secara keseluruhan kredit di sektor Business Banking ini tumbuh 7,7% (YoY) menjadi Rp512,3 triliun.
"Sektor ekonomi yang dibidik di segmen business banking adalah sektor manufaktur, perdagangan, pertanian, transportasi dan pergudangan, serta telekomunikasi. BNI juga masuk pada sektor ekonomi hijau seperti energi baru dan terbarukan," katanya.
BNI berharap tren kinerja ekonomi pada semester II-2022 akan kembali membuat fungsi intermediasi dan kinerja BNI semakin kuat. Dengan semakin kuatnya potensi pertumbuhan debitur green banking, BNI tetap optimistis pertumbuhan kredit sampai dengan akhir tahun antara 7% hingga 10% pada tahun ini.
"Dengan tren pemulihan ekonomi yang terus berlanjut, dan transformasi yang kami lakukan sudah mulai menunjukkan hasil, maka kami pun berharap laba tahun ini mampu menembus rekor laba tertinggi sepanjang sejarah BNI," sebutnya.
Akselerasi penyaluran kredit ini menjadikan pembiayaan ke segmen Korporasi Swasta yang tumbuh 14,7% (YoY) menjadi Rp205,3 triliun; segmen large commercial yang tumbuh 31,2% (YoY) menjadi Rp48,5 triliun; segmen small juga tumbuh 10,2% (yoy) dengan nilai kredit Rp100,2 triliun. Secara keseluruhan kredit di sektor Business Banking ini tumbuh 7,7% (YoY) menjadi Rp512,3 triliun.
"Sektor ekonomi yang dibidik di segmen business banking adalah sektor manufaktur, perdagangan, pertanian, transportasi dan pergudangan, serta telekomunikasi. BNI juga masuk pada sektor ekonomi hijau seperti energi baru dan terbarukan," katanya.
BNI berharap tren kinerja ekonomi pada semester II-2022 akan kembali membuat fungsi intermediasi dan kinerja BNI semakin kuat. Dengan semakin kuatnya potensi pertumbuhan debitur green banking, BNI tetap optimistis pertumbuhan kredit sampai dengan akhir tahun antara 7% hingga 10% pada tahun ini.
"Dengan tren pemulihan ekonomi yang terus berlanjut, dan transformasi yang kami lakukan sudah mulai menunjukkan hasil, maka kami pun berharap laba tahun ini mampu menembus rekor laba tertinggi sepanjang sejarah BNI," sebutnya.
(fai)
Lihat Juga :