Pandemi COVID-19 Paksa 50% UMKM di Indonesia Gulung Tikar
Minggu, 28 Juni 2020 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Teten mengatakan, pemerintah juga memprioritaskan adanya transformasi UMKM, dari yang selama ini mengandalkan offline menjadi online atau ekonomi digital.
Baca juga: Bantu Lansia Terdampak Covid, Bank Mantap Serahkan 1.355 Paket Sembako
"Pandemi saat ini semakin mengharuskan UMKM untuk masuk dalam ekonomi digital. Saat ini baru 8 juta UMKM, atau 13% saja dari total UMKM, yang sudah terkoneksi secara digital. Kami mentargetkan hingga akhir tahun ini ada tambahan 2 juta UMKM yang bisa terhubung ke ekonomi digital, sehingga total akan ada10 juta UMKM," kata Teten.
Sayangnya, lanjut Menkop, tidak serta merta UMKM yang sudah sigital itu bisa bertahan.
"Berbagai survei menunjukkan, tingkat keberhasilan UMKM yang masuk ekonomi digital berkisar hanya 4% sampai 10%," katanya.
Berarti ada masalah di situ. "Masalahnya apa? Ada beberapa. Misalnya di pasar online, UMKM sudah harus berhadapan dengan brand besar, sementara kemampuan manajemen masih rendah, kapasitas dan volume produksi juga relatif kecil. Kasus bakpia pathok bisa jadi pelajaran, di mana pelaku UMKM sangat banyak, dengan volume produksi yang terbatas.
Baca juga: Bantu Lansia Terdampak Covid, Bank Mantap Serahkan 1.355 Paket Sembako
"Pandemi saat ini semakin mengharuskan UMKM untuk masuk dalam ekonomi digital. Saat ini baru 8 juta UMKM, atau 13% saja dari total UMKM, yang sudah terkoneksi secara digital. Kami mentargetkan hingga akhir tahun ini ada tambahan 2 juta UMKM yang bisa terhubung ke ekonomi digital, sehingga total akan ada10 juta UMKM," kata Teten.
Sayangnya, lanjut Menkop, tidak serta merta UMKM yang sudah sigital itu bisa bertahan.
"Berbagai survei menunjukkan, tingkat keberhasilan UMKM yang masuk ekonomi digital berkisar hanya 4% sampai 10%," katanya.
Berarti ada masalah di situ. "Masalahnya apa? Ada beberapa. Misalnya di pasar online, UMKM sudah harus berhadapan dengan brand besar, sementara kemampuan manajemen masih rendah, kapasitas dan volume produksi juga relatif kecil. Kasus bakpia pathok bisa jadi pelajaran, di mana pelaku UMKM sangat banyak, dengan volume produksi yang terbatas.
Lihat Juga :