Kuota Pertalite Diprediksi Habis September, Pengaturan Mendesak Dilaksanakan
Selasa, 02 Agustus 2022 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mengapa Judi Online Tidak Diblokir Kominfo?
Menurut Josua, akselerasi penerapan pengaturan melalui aplikasi dapat mengatasi kelemahan sistem, kuota karena dapat secara tepat mengatur jumlah konsumsi bagi masing-masing konsumen. "Tidak seperti kuota yang cenderung masyarakat mampu dapat membeli Pertalite lebih banyak karena memiliki daya beli yang lebih besar," tuturnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade juga mengkhawatirkan kuota pertalite sebesar 23,05 juta KL yang diperkirakan hanya bertahan sampai September 2022. Dampak dari menipisnya kuota BBM jenis pertalite ini sudah mulai terasa.
Masyarakat di berbagai daerah mulai mengeluh kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite di SPBU. Kondisi itu seperti terpantau di Sumatera Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kota Banda Aceh, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Cianjur, Jawa Barat.
"Jika kuota tidak ditambah pada tahun ini, kuota pertalite hanya cukup hingga September. Pemerintah harus bergerak cepat. Semua pihak terkait harus duduk bersama mencari solusi permasalahan ini. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi," tegasnya.
Menurut Josua, akselerasi penerapan pengaturan melalui aplikasi dapat mengatasi kelemahan sistem, kuota karena dapat secara tepat mengatur jumlah konsumsi bagi masing-masing konsumen. "Tidak seperti kuota yang cenderung masyarakat mampu dapat membeli Pertalite lebih banyak karena memiliki daya beli yang lebih besar," tuturnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade juga mengkhawatirkan kuota pertalite sebesar 23,05 juta KL yang diperkirakan hanya bertahan sampai September 2022. Dampak dari menipisnya kuota BBM jenis pertalite ini sudah mulai terasa.
Masyarakat di berbagai daerah mulai mengeluh kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite di SPBU. Kondisi itu seperti terpantau di Sumatera Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kota Banda Aceh, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Cianjur, Jawa Barat.
"Jika kuota tidak ditambah pada tahun ini, kuota pertalite hanya cukup hingga September. Pemerintah harus bergerak cepat. Semua pihak terkait harus duduk bersama mencari solusi permasalahan ini. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi," tegasnya.
(fai)
Lihat Juga :