Simalakama Kereta Cepat Jakarta Bandung: Maju Kena, Mundur Kena!

Selasa, 02 Agustus 2022 - 16:40 WIB
loading...
A A A
"Pemerintah harus konsisten dalam membangun infrastruktur transportasi. Kalau ke depan KA cepat dianggap sebagai pilihan yang rasional, maka sebaiknya pembangunan jalan tol yang beririsan dengan jalur KA Cepat tidak dilakukan," sambungnya.

Sebab menurut Darmaningtyas, apabila pembangunan jalan tol itu beririsan dengan jalur KA cepat, tentu akan membunuh KA cepat itu sendiri. Jumlah penumpang bakal terpangkas ketika akses tol lebih mudah dan efisien.

Seperti diketahui saat ini Kementerian PUPR tengah menggarap ruas tol Jakarta Cikampek (Japek) II Selatan yang digadang-gadang bakal memangkas waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung. Bahkan waktu tempuh menggunakan tol tersebut yang nantinya bakal dimulai dari Jatiasih dan keluar di Sadang dan meneruskan ke Bandung diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam saja.

Menurutnya ke depan memang dibutuhkan alat mobilitas manusia yang serba-cepat dan efisien, di sini kehadiran KCJB bakal kompetitif dengan pembangunan infrastruktur lainnya.

"Menghadapi generasi muda yang menghendaki pergerakan serbacepat, maka pembangunan infrastruktur KA cepat menjadi penting. 50 tahun ke depan mungkin kebutuhan infrastruktur KA cepat itu sudah tinggi," kata Darmaningtyas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Rekomendasi
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Infografis
Kaesang Belum Cukup...
Kaesang Belum Cukup Umur Maju Pilgub Jakarta, Akankah UU Direvisi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved