Desain Optimistis APBN 2023 ala Ketua Banggar DPR
Rabu, 03 Agustus 2022 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
2. Target Indikator Kesejahteraan:
(1) Tingkat kemiskinan 7,5-8,5%
(2) Tingkat pengangguran terbuka 5,3 – 6%
(3) Rasio gini 0,375-0,378
(4) Indeks pembangunan manusia 73,3-73,4
(5) Nilai tukar petani 105-107
(6) Nilai tukar nelayan 107-108
Baca juga: 5 Syarat Taubat Nasuha, Nomor Terakhir Jangan Nunggu Kiamat Tiba
3. Pendapatan Negara berkisar Rp2.296,64 – Rp2.507,8 triliun, yang terdiri dari penerimaan
(1) Penerimaan perpajakan berkisar Rp1.936,14 – Rp2.050,58 triliun,
(2) Penerimaan negara bukan pajak Rp385,5 – Rp455,22 triliun
(3) Penerimaan hibah Rp2 triliun
4. Belanja Negara berkisar Rp2.829,8 – Rp3.116,88 triliun yang terdiri dari;
(1) Belanja pusat Rp2.019,9 – Rp2.276,6 triliun
(2) Transfer ke daerah dan desa Rp809,9 – Rp840,73 triliun
5. Defisit berkisar 2,85% PDB
6. Pembiayaan:
a. SBN Netto : Rp600,8- Rp902,2 triliun
b. Investasi Netto : Rp65,6 – Rp205,0 triliun
c. Rasio utang terhadap PDB: 40,58-42,35 % PDB
(1) Tingkat kemiskinan 7,5-8,5%
(2) Tingkat pengangguran terbuka 5,3 – 6%
(3) Rasio gini 0,375-0,378
(4) Indeks pembangunan manusia 73,3-73,4
(5) Nilai tukar petani 105-107
(6) Nilai tukar nelayan 107-108
Baca juga: 5 Syarat Taubat Nasuha, Nomor Terakhir Jangan Nunggu Kiamat Tiba
3. Pendapatan Negara berkisar Rp2.296,64 – Rp2.507,8 triliun, yang terdiri dari penerimaan
(1) Penerimaan perpajakan berkisar Rp1.936,14 – Rp2.050,58 triliun,
(2) Penerimaan negara bukan pajak Rp385,5 – Rp455,22 triliun
(3) Penerimaan hibah Rp2 triliun
4. Belanja Negara berkisar Rp2.829,8 – Rp3.116,88 triliun yang terdiri dari;
(1) Belanja pusat Rp2.019,9 – Rp2.276,6 triliun
(2) Transfer ke daerah dan desa Rp809,9 – Rp840,73 triliun
5. Defisit berkisar 2,85% PDB
6. Pembiayaan:
a. SBN Netto : Rp600,8- Rp902,2 triliun
b. Investasi Netto : Rp65,6 – Rp205,0 triliun
c. Rasio utang terhadap PDB: 40,58-42,35 % PDB
(uka)
Lihat Juga :