Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan

Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:03 WIB
loading...
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
MAKASSAR - Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan (Sulsel) pada bulan Juni 2022 tercatat mencapai US$163,36 juta. Angka ini mengalami penurunan sebesar 12,53 persen bila dibandingkan nilai ekspor bulan Mei 2022 yang mencapai US$186,77 juta.

Sementara itu, capaian bulan Juni 2022 tercatat mengalami peningkatan sebesar 60,40 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$101,85 juta.

Baca juga:Wamendag Sebut Surplus Perdagangan Bukti Ketahanan Ekonomi Saat Peluncuran Broaden Creative

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel , Suntono mengungkapkan, nikel merupakan komoditas dengan nilai ekspor terbesar pada bulan Juni 2022 dengan nilai sebesar US$91,61 juta (56,08 persen), disusul kelompok komoditas biji bijian berminyak sebesar US$26,89 juta (16,46 persen), besi dan baja sebesar US$ 24,89 juta (15.24 persen).

Kemudian lak, getah dan damar sebesar US$ 9,32 juta (5,70 persen), lalu ikan dan udang sebesar US$ 4,68 juta (2,86 persen) dari total nilai ekspor Sulawesi Selatan.

"Bila dibandingkan dengan Mei 2022 maka ekspor komoditas nikel turun sebesar 20,09 persen, biji-bilian berminyak naik sebesar 18,53 persen, besi dan baja turn sebesar 17,63 persen, lak, getah dan damar naik sebesar 89,90 persen, serta ikan dan dang naik sebesar 44,50 persen," ungkap Suntono.

Adapun lima negara tujuan ekspor Sulawesi Selatan pada bulan Juni 2022 dengan nilai terbesar yaitu ke Jepang dengan nilai sebesar US$ 95,31 juta (58,35 persen); disusul Tiongkok dengan nilai US$ 63,08 juta (38,61 persen), Taiwan dengan nilai US$ 3,16 juta (1,93 persen), Korea Selatan dengan nilai US$ 0,80 juta (0,49 persen) dan Timor Leste dengan nilai US$ 0,45 juta (0,27 persen).

Baca juga:BPS: Neraca Perdagangan Juni 2022 Alami Surplus USD5,09 Miliar

Dibandingkan dengan Mei 2022 nilai ekspor ke Jepang turun sebesar 19,98 persen, nilai ekspor ke Tiongkok naik sebesar 3,35 persen, nilai ekspor Korea Selatan naik 142,40 persen serta nilai ekspor ke Timor Leste naik sebesar 203,31 persen.

Jika dibandingkan dengan Juni 2021 maka nilai ekspor ke Jepang meningkat sebesar 45,54 persen, nilai ekspor ke Tiongkok meningkat sebesar 164,61 persen, nilai ekspor ke Taiwan turn 16,39 , nilai ekspor ke Korea Selatan meningkat 80,36 persen serta nilai ekspor ke Timor Leste turn sebesar 46,00 persen.

Dilihat dari lokasi pelabuhan muat, ekspor terbesar pada bulan Juni 2022 melalui Pelabuhan Malili menempati urutan pertama dengan nilai sebesar US$ 91,61 juta (56,08 persen), disusul pelabuhan Makassar dengan nilai sebesar US$ 67,74 juta (41,47 persen), dan Pelabuhan Biringkassi dengan nilai US$ 3,60 juta (2,20 persen)

"Dibandingkan dengan Mei 2022, ekspor Sulawesi Selatan melalui Pelabuhan Malili menurun sebesar 20,09 persen, melalui Pelabuhan Makassar meningkat sebesar 2,32 persen, dan melalui Pelabuhan Biringkassi menurun sebesar 14,08 persen," jelasnya.

Sementara itu, nilai impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Juni 2022 tercatat mencapai US$ 100,10 juta. Angka ini mengalami penurunan sebesar 8,80 persen bila dibandingkan nilai impor bulan Mei 2022 yang mencapai US$ 109,76 juta.

Baca juga:Nilai Impor RI Bulan Mei Capai USD18,61 Miliar, Ini Rinciannya

Raihan impor Juni 2022 tercatat mengalami peningkatan sebesar 70,93 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 58,56 juta.

Lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada bulan Juni 2022 yaitu Bahan Bakar Mineral, Olahan Makanan Hewan; Gula dan Kembang Gula; Gandum-Ganduman; Mesin-mesin/Pesawat Mekanik dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 34,92 persen, 20,51 persen, 12,58 persen, 11,86 persen dan 5,49 persen.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Rekor 70 Bulan...
Cetak Rekor 70 Bulan Berturut, Surplus Neraca Dagang RI di Februari 2026 Capai USD1,27 Miliar
Nilai Ekspor RI di Januari...
Nilai Ekspor RI di Januari 2026 Capai USD22,16 Miliar, Naik 3,39 Persen
3 Negara Penyumbang...
3 Negara Penyumbang Terbesar Surplus Neraca Dagang RI, Januari 2026 Sentuh USD0,95 Miliar
Perkuat Ekosistem Global,...
Perkuat Ekosistem Global, BPP HIPMI Resmikan HEC untuk Edukasi Pengusaha Muda
Neraca Dagang Jaga Tren...
Neraca Dagang Jaga Tren Surplus 68 Bulan Beruntun, Desember 2025 Capai USD2,51 Miliar
67 Bulan Berturut-turut,...
67 Bulan Berturut-turut, Neraca Dagang RI Surplus USD2,66 Miliar per November 2025
PPATK Ungkap Modus Baru...
PPATK Ungkap Modus Baru Judi Online Berkedok Transaksi Ekspor dan Impor
Mendunia, Produk Ternama...
Mendunia, Produk Ternama Indonesia Ini Tampil dalam Pameran Terbesar China
Harga Produk China Terkenal...
Harga Produk China Terkenal Murah, Begini Penjelasannya
Rekomendasi
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved