Tips Sandiaga Uno Bagi UMKM untuk Survival Hadapi Pandemi Covid-19
Senin, 29 Juni 2020 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Sandiaga menegaskan, agar para pelaku usaha bisa beradaptasi ke new normal, bukan old normal. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi biaya, tapi meningkatkan digital revenue dan memanfaatkan platform digital di saat yang sama. Hal ini didukung dengan bisnis teleconference, online streaming, dan cloud storage yang sedang melambung naik di masa pandemi.
"Para pelaku usaha yang terbiasa serba offline harus siap switching ke online, baik itu melalui remote working, mengimplementasikan stay-at-home economy, dan menjadi bagian dari komunitas online," tambahnya.
(Baca Juga: 50% UMKM Diperkirakan 'Gulung Tikar' Terpapar Pandemi Covid-19 )
Kemudian, menurut Sandiaga, para pelaku usaha harus bisa survive melalui ekosistem bisnis. "Cobalah menggunakan sistem dropshipper dan reseller daripada membuka cabang baru. Hal ini berarti beralih ke sistem distribusi yang baru," imbuhnya.
Untuk pengusaha makanan dan minuman, ia menyarankan agar menyediakan frozen food yang berkualitas dan layanan jasa pengantaran makanan. "Untuk UMKM penyedia jamu dan obat-obatan herbal, penjualan dan pendapatan mereka meningkat selama pandemi ini. Orang-orang dirumah cenderung mengkonsumsi herbal untuk menjaga kesehatan mereka," tutur Sandiaga.
"Para pelaku usaha yang terbiasa serba offline harus siap switching ke online, baik itu melalui remote working, mengimplementasikan stay-at-home economy, dan menjadi bagian dari komunitas online," tambahnya.
(Baca Juga: 50% UMKM Diperkirakan 'Gulung Tikar' Terpapar Pandemi Covid-19 )
Kemudian, menurut Sandiaga, para pelaku usaha harus bisa survive melalui ekosistem bisnis. "Cobalah menggunakan sistem dropshipper dan reseller daripada membuka cabang baru. Hal ini berarti beralih ke sistem distribusi yang baru," imbuhnya.
Untuk pengusaha makanan dan minuman, ia menyarankan agar menyediakan frozen food yang berkualitas dan layanan jasa pengantaran makanan. "Untuk UMKM penyedia jamu dan obat-obatan herbal, penjualan dan pendapatan mereka meningkat selama pandemi ini. Orang-orang dirumah cenderung mengkonsumsi herbal untuk menjaga kesehatan mereka," tutur Sandiaga.
(akr)
Lihat Juga :