Tips Sandiaga Uno Bagi UMKM untuk Survival Hadapi Pandemi Covid-19
Senin, 29 Juni 2020 - 13:19 WIB
loading...
Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Dalam krisis-krisis yang pernah terjadi sebelumnya, sektor UMKM merupakan sektor yang tetap berdiri kuat dan menjadi penopang ekonomi nasional, namun berbeda dengan kondisi krisis saat ini.
"Para pelaku usaha harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan juga harus proaktif. Proaktif bisa dilakukan dengan mendengarkan para ahli, bergabung dalam webinar, atau mengambil kursus keahlian online sebagai tambahan," ujar Sandiaga dalam Indonesia Economic Forum (IEF) Webinar 2020 bertajuk "Emerging Business Opportunities Post Covid-19: A Golden Age for Entrepreneurs?" di Jakarta, Senin(29/6/2020).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan, para pelaku usaha harus menerapkan manajemen keuangan yang ketat. Dimana Ia menyarankan, mereka untuk tetap produktif atau menyimpan kas.
"Cash is king. Bisa juga dengan melakukan reschedule untuk pembayaran kredit atau mengajukan restrukturisasi. Pastikan kasnya cukup dan likuiditas terjaga," ungkapnya.
(Baca Juga: Sandiaga: Digital Disrupsi Jadi Pelajaran Berharga saat Pandemi )
"Para pelaku usaha harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan juga harus proaktif. Proaktif bisa dilakukan dengan mendengarkan para ahli, bergabung dalam webinar, atau mengambil kursus keahlian online sebagai tambahan," ujar Sandiaga dalam Indonesia Economic Forum (IEF) Webinar 2020 bertajuk "Emerging Business Opportunities Post Covid-19: A Golden Age for Entrepreneurs?" di Jakarta, Senin(29/6/2020).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan, para pelaku usaha harus menerapkan manajemen keuangan yang ketat. Dimana Ia menyarankan, mereka untuk tetap produktif atau menyimpan kas.
"Cash is king. Bisa juga dengan melakukan reschedule untuk pembayaran kredit atau mengajukan restrukturisasi. Pastikan kasnya cukup dan likuiditas terjaga," ungkapnya.
(Baca Juga: Sandiaga: Digital Disrupsi Jadi Pelajaran Berharga saat Pandemi )
Lihat Juga :